SQL Injection Adalah : Pengertian, Cara Kerjanya & Mengatasinya

SQL Injection Adalah : Pengertian, Cara Kerjanya & Mengatasinya – Sekarang kejahatan di dunia maya atau lebih dikenal dengan nama cybercrime meningkat pesat, karena adanya kejahatan tersebut masyarakat harus lebih waspada karena ada kemungkinan data milik pribadi masyarakat bisa diberi orang lain.

Salah satu contoh kejahatan di dunia maya yang terjadi adalah SQL Injection. Kejahatan ini merupakan bentuk serangan terhadap aplikasi situs yang sangat sering terjadi.

Serangan SQL Injection menjadi jenis ketiga attack yang ditakutkan. Ini bisa menyebabkan kerugian karena kerusakan yang dialami oleh database. Untuk mengatasi akibat hal tersebut, ada baiknya untuk membaca artikel ini agar tidak mengalami kerugian yang bisa terjadi.

Mengenal SQL Injection , Cara Kerjanya & Mengatasinya

Pengertian SQL Injection

Pengertian SQL Injection

SQL Injection adalah sebuah teknik penyalahgunaan keamanan di lapisan database pada sebuah aplikasi. Serangan ini biasa terjadi karena adanya akses masuk kedalam. Hal ini membuat hacker bisa mengakses website yang kita miliki, khususnya untuk mengakses suatu database.

Serangan ini dilakukan dengan cara memodifikasi perintah SQL di form input aplikasi dan hal tersebut bisa menyebabkan pelaku dapat mengirimkan sintaks ke database utama aplikasi. Kalau sudah terjadi seperti itu, peretas atau hacker bisa melihat data pribadi yang seharusnya tidak dapat mereka lihat. Data yang nantinya bisa dilihat meliputi data milik pemilik aplikasi, data pengguna lain dan juga data yang bisa diakses aplikasi.

Hal tersebut nantinya dapat merubah konten yang ada di aplikasi dan juga dapat merubah fungsi aplikasi yang diambil datanya.

Mengenali Cara Kerja SQL Injection

Saat ini masih banyak masyarakat yang belum apa itu SQL Injection? Untuk masyarakat yang belum mengetahui SQL tersebut merupakan teknik pencurian data yang saat ini sering digunakan para hacker. Dengan menggunakan teknik tersebut bisa membuat hacker dapat melakukan peredaran situs dan juga aplikasi yang dimiliki masyarakat umum maupun instansi pemerintah dan perusahaan swasta.

Cara kerja SQL Injection tidak terlalu rumit dan terbilang sangat sederhana, untuk caranya adalah menyalahgunakan celah keamanan yang ada di lapisan database. Celah tersebut bisa muncul dikarenakan developer atau pembuat aplikasi tidak dapat mengaktifkan filter untuk meta karakter di form input aplikasi. Karena adanya kelalaian tersebut memudahkan hacker bisa menulis command xql pada form login atau input.

Jadi bisa disimpulkan bahwa teknik ini bisa dijalankan lewat form username, umumnya form tersebut hanya diisi karakter saja, tapi ternyata bisa diisi juga dengan karakter lainnya. Hal tersebutlah yang dapat menyebabkan hacker dapat menyematkan karakter untuk kontrol SQL dan juga memasukkan kata kunci perintah yang bisa merusak struktur database.

Baca Juga : Cara Membuat Database MySQL Di phpMyAdmin

Cara Mudah Mencegah

Tutorial SQL Injection tentang cara mencegahnya memang sangat mudah untuk diikuti karena cara mencegah dan juga cara kerja SQL tersebut begitu sederhana sehingga siapa saja bisa mempraktikkannya. Jadi untuk masyarakat yang memiliki situs ataupun aplikasi jangan merasa takut terhadap serangan hacker tersebut dikarenakan ada cara yang bisa digunakan untuk mencegahnya.

Untuk bisa mencegah SQL Injection bisa menggunakan 5 cara dan setiap cara tersebut sangat mudah dipraktikkan sehingga tidak membutuhkan pihak lain untuk mengajari cara mempraktikkan cara-cara tersebut. Untuk tahu apa saja cara tersebut apa saja bisa baca penjelasan berikut ini.

1. Pisahkan Database Password dan Username

Database Password dan Username

Cara ini meskipun terlihat sederhana tetapi sangat ampuh untuk mengatasi SQL di aplikasi. Developer aplikasi cukup memisahkan saja database username dan juga password, dengan melakukan hal tersebut maka hacker atau pelaku penyerangan harus berusaha lebih keras untuk mengambil data yang tersimpan di database. Hacker akan mengalami kesulitan mengambil data tersebut dikarenakan harus memahami dulu struktur database yang akan dicuri datanya.

Cara ini juga dapat mencegah database lainnya terekspos dikarenakan ada satu yang sudah berhasil. Meskipun nantinya hacker sudah berhasil merata salah satu database, pemilik atau developer aplikasi bisa tetap merasa tenang dikarenakan database lainnya masih aman.

2. Pasang Filter Untuk Menginput Metakarakter

Cara yang kedua ini juga patut untuk dicoba karena dengan memasang filter untuk input meta karakter bisa langsung mencegah SQL Injection. Penginputan filter tersebut nantinya dapat berguna untuk mencegah hacker memasukkan atau menginput karakter lain yang dapat memberikan perintah kepada sebuah aplikasi sehingga database mudah diretas.

3. Atur Input Validation

Input validation ini akan membantu ya kalau per aplikasi mengecek perintah apa saja yang dimasukkan ke dalam string input sebelum akan diproses. Proses validasi tersebut tujuannya untuk memverifikasi jenis-jenis input yang dikirimkan pengguna apakah diperbolehkan atau tidak. Dengan begitu, nantinya hanya value yang lolos validasi saja yang bisa dijalankan.

Validasi tersebut tidak hanya diterapkan untuk bidang yang bisa dimasukkan input saja tetapi juga bisa diterapkan untuk set value tetap.

4. Manfaatkan Parameterized Queries

Kalau cara-cara yang sebelumnya tidak berhasil bisa juga coba mempraktikkan cara yang keempat ini. Cara ini juga terbilang sangat mudah untuk dipraktikkan karena Parameterized queries merupakan sarana untuk pra kompilasi statement SQL yang dapat membuat developer aplikasi bisa menyediakan parameter untuk mengeksekusi statemen. Metode ini akan membuat database mengenali kode dan juga membedakannya dari data-data input sehingga serangan SQL Injection dapat dicegah.

Kalau ingin menggunakan parameterized queries sebaiknya gunakan dengan PHP 5.1, karena dengan mengombinasikan kedua metode tersebut nantinya dapat membuat kode menjadi mudah dibaca. Data tersebut jadi mudah dibaca query Parameter tersebut tidak hanya beroperasi di MySQL saja tetapi di beberapa database juga.

5. Memasang IPS DAN WAF

waf

Anda bisa menggunakan WAF, Web Application Firewall. Ini bisa anda gunakan untuk menciptakan pelindung antara aplikasi dan internet.

WAF akan melindungi aplikasi dengan melakukan cara yaitu memantau lalu lintas serta memfilter antara internet dan aplikasi. Firewall ini umumnya melindungi aplikasi dari pemalsuan lintas situs dan juga injeksi SQL.

IPS atau Intrusion Prevention System merupakan salah satu bentuk security untuk mendeteksi dan mencegah ancaman. Sistem akan melakukan monitoring jaringan developer dan mencari kemungkinan yang akan terjadi. SQL injection juga akan mencatat semua informasi, sehingga developer bisa mengetahuinya.

Mau Menjadi Hacker ? Yuk Ikuti Pelatihannya

Kini kamu tidak perlu lagi bingung untuk mencari mater cara jadi hacker, kini Course-Net hadir memberikan pelatihan kursus hacker yang bisa diikuti semua orang. Anda bisa mengikuti pelatihan dengan mengisi data diri anda terlebih dahulu, Dimana tim marketing kami akan menghubungi anda.

Semoga informasi yang diberikan, dapat membantu anda mngatasi serangan hacker yang bisa anda pelajari.

Share This Post

Related Posts

0
0

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Thanks for submitting your rating!
    Please give a rating.

    Thanks for submitting your comment!
    promo end of year

    Artikel Rekomendasi