Infografis adalah sebuah media informasi yang memiliki banyak bentuk seperti teks dengan perpaduan grafik, gambar, tipografi dan juga ilustrasi.
Biasanya media ini digunakan untuk mempresentasikan data supaya penyajian data lebih mudah dipahami dan juga dibaca.
Untuk yang tertarik ingin membuat media informasi ini sebaiknya baca informasi mengenai tujuan pembuatan berikut dengan cara pembuatannya di bawah ini.
Apa Itu Infografis?
Infografis adalah media visual yang terdiri atas perpaduan teks dengan gambar, ilustrasi, grafik dan juga tipografi.
Media ini umumnya dibuat untuk menyajikan informasi yang cukup kompleks menjadi lebih sederhana sehingga audiens lebih mudah memahami informasi yang dibagikan.
Pihak yang biasanya membuat media seperti ini adalah karyawan kantor yang sering melakukan presentasi data hasil kerja selama periode tertentu.
Proses pembuatan media ini disebut dengan datavisualization, information architecture atau information design.
Agar bisa membuat media ini memiliki bentuk yang jelas dan dapat menjelaskan data dengan sangat baik maka perlu mengikuti pelatihan online yang diadakan CourseNet.
Baca Juga: Mengenal Visualisasi Data Lebih Detail
Tujuan Membuat Infografis
Sebelum mempelajari cara membuat media ini sebaiknya pelajari terlebih dahulu tujuan dari pembuatan media ini terlebih dahulu.
Di bawah ini yang bukan merupakan tujuan pembuatan infografis adalah ingin membuat audiens tidak tertarik dengan media informasi yang dibuat. Kalau tujuannya sendiri bisa dilihat ulasannya berikut ini.
Menarik Perhatian Audiens
Menurut beberapa penelitian yang sudah dilakukan menyebutkan bahwa penggunaan warna yang menarik disesuaikan dengan grafis dan tema mampu membuat pembaca lebih tertarik.
Dengan penyajian data yang dilakukan secara infografis maka pembaca yang tadinya tidak tertarik mendengarkan informasi yang dibagikan menjadi tertarik untuk membaca informasi dan lebih mudah memahami informasi.
Lebih Mudah Dimengerti
Tujuan infografis adalah ingin menjadikan informasi yang kompleks menjadi lebih sederhana dengan cara membentuk grafis yang mudah dipahami banyak orang.
Berdasarkan beberapa penelitian yang sudah dilakukan sekitar 95% orang cepat memahami informasi apabila disajikan dalam bentuk gambar dan teks dibandingkan hanya berbentuk teks saja.
Meningkatkan Kesempatan Untuk Viral
Infografis adalah salah satu media informasi yang bisa membuat seseorang menjadi viral. Apabila ingin menjadi viral dengan cara membagikan informasi yang penting sebaiknya sajikan informasi ke dalam bentuk infografis.
Informasi yang bentuknya gambar dan teks akan lebih mudah diterima masyarakat luas sehingga informasi yang dibagikan akan cepat viral. Untuk membagikan informasi ini juga sangat mudah hanya dengan share informasi di media sosial saja.
Membuat Data Lebih Persuasif
Tujuan pembuatan infografis adalah ingin membuat data yang disampaikan terlihat lebih persuasif dan juga profesional.
Kalau data sudah persuasif maka akan lebih mudah untuk meyakinkan orang atau masyarakat dengan memanfaatkan data tersebut.
Biasanya pihak yang akan memanfaatkan infografis seperti ini adalah produsen produk ataupun penyedia layanan jasa yang ingin mempromosikan produk atau jasanya melalui informasi yang dibagikan.
Ingin Meningkatkan Efektivitas Pemasaran Digital
Pembuatan infografis juga dilakukan agar pemasaran digital menjadi lebih efektif. Tujuan ini memang akan cepat terwujud dikarenakan isi infografis bisa memberikan pembahasan lengkap seputar pemahaman mengenai sebuah brand atau produk.
Produsen yang memanfaatkan infografis seperti ini tidak perlu lagi mengeluarkan uang untuk memasang iklan produk di televisi ataupun di radio karena pemasaran digital sudah sukses.
Tata Cara Membuat Infografis
Membuat infografis bukan termasuk hal yang sulit untuk dilakukan karena media ini bukan termasuk media yang harus dibuat menggunakan bahasa pemrograman. Penjelasan mengenai cara membuat infografis adalah sebagai berikut.
Menentukan Topik
Dalam proses pembuatan infografis sangat disarankan untuk menentukan tujuan awal atau topik terlebih dahulu sesuai dengan kebutuhan.
Pembuatan desain atau layout bisa dilakukan setelah mengetahui konsep awal dalam pembuatan ide informasi ini.
Agar tidak kesulitan menentukan topik sebaiknya lakukan riset terlebih dahulu mengenai target pasar yang akan dituju.
Setelah itu, tinggal memperkirakan apakah infografis yang mau dibuat bisa mempunyai tingkat relevansi yang cukup tinggi di digital saat ini atau tidak. Hal ini nantinya akan sangat berpengaruh pada traffic yang nantinya akan didapatkan.
Menentukan Target
Langkah berikutnya dalam proses pembuatan infografis adalah menentukan target yang akan dituju yang disesuaikan dengan konten.
Saat menentukan target ini sebaiknya lakukan secara lebih spesifik seperti menentukan target berdasarkan usia, jenis kelamin, latar belakang pendidikan, profesi atau bisa juga berdasarkan domisili.
Dengan menentukan target secara spesifik nantinya tingkat keberhasilan campaign dari konten yang dibuat bisa menjadi lebih besar.
Tapi perlu juga memperhatikan penyajian infografis harus benar-benar disesuaikan dengan target misal penyajian informasi untuk anak muda jangan disamakan dengan orang yang lebih tua.
Mengumpulkan Data
Proses pengumpulan data merupakan proses yang sangat penting dalam pembuatan infografis karena data-data yang didapatkan bisa mempengaruhi tingkat kepercayaan pembaca.
Kalau ingin informasi yang dibagikan mudah dimengerti dan dipercaya sebaiknya data yang harus dikumpulkan berasal dari sumber yang jelas. Contohnya bisa berasal dari buku, jurnal artikel atau informasi yang dibagikan di website.
Saat sedang mengumpulkan data sebaiknya jangan langsung percaya dengan data yang didapatkan karena bisa saja data yang diperoleh merupakan data fiktif atau hoax.
Kalau sampai menyebarkan data yang tidak jelas sumbernya dan kebenarannya bisa mengakibatkan orang yang membagikan data tersebut melanggar hukum. Jadi sebaiknya pastikan terlebih dahulu data yang diperoleh sebelum membagikannya.
Memvisualisasikan Data
Setelah semua data berhasil didapatkan selanjutnya mengimplementasikan data ke dalam bentuk visual sehingga struktur infografis yang dibentuk menjadi lebih terstruktur.
Pada saat melakukan tahapan ini sebaiknya gunakan metode ICCORE yaitu metode yang terdiri dari beberapa tahapan seperti inform, compare, change, organize, relationship dan explore.
Dengan menggunakan metode ini nantinya data-data yang sudah dikumpulkan akan lebih mudah untuk divisualisasikan ke dalam bentuk gambar ataupun teks.
Setelah data sudah divisualisasikan selanjutnya tinggal merancang grid layout. Tujuan pembuatan layout infografis adalah agar bisa menyeimbangkan tata letak setiap elemen yang ada di infografis seperti gambar dan teks.
Baca Juga: Apa Itu Komunikasi Visual? Panduan Lengkap untuk Memahami Konsep dan Fungsinya
Menggunakan Template
Untuk bisa menciptakan desain infografis yang bagus harus menggunakan berbagai macam template gratis yang sekarang sudah disediakan website desain template.
Penggunaan template seperti ini sangat disarankan untuk dilakukan karena dengan memanfaatkan template bisa membuat proses pembuatan desain infografis menjadi lebih cepat dan bisa menghasilkan desain yang berkualitas.
Langkah terakhir proses pembuatan infografis adalah menambahkan beberapa format style agar desain infografis yang dibuat menjadi lebih bagus.
Saat menambahkan style harus memperhatikan semua elemen visual yang ada di infografis seperti warna, gambar dan juga teks agar pembaca mudah memahami informasi yang ada di dalam konten.
Setelah melakukan semua langkah yang disebutkan tadi selanjutnya tinggal membagikan konten yang dibuat melalui media sosial ataupun website.

