Laravel dan Tailwind CSS adalah dua alat yang populer di kalangan developer modern. Laravel, dengan framework PHP-nya yang kuat, memungkinkan pengembangan aplikasi website yang cepat dan efisien.
Sementara itu, Tailwind CSS memberikan fleksibilitas dalam membuat antarmuka pengguna yang modern dan responsif tanpa harus menulis banyak kode CSS.
Kombinasi keduanya memberikan pengalaman yang optimal dalam membangun aplikasi. Anda juga bisa memiliki pengalaman yang sama melalui artikel berikut ini, silahkan disimak.
Apa Itu Tailwind CSS?
Tailwind CSS adalah framework CSS berbasis utility-first yang menyediakan kelas-kelas siap pakai untuk membangun desain kustom.
Berbeda dengan framework lain seperti Bootstrap atau Bulma, framework ini tidak menyediakan komponen UI pre-built, melainkan memberikan kebebasan kepada pengembang untuk mendesain UI sesuai kebutuhan tanpa minimal desain bawaan.
Baca Juga: Apa Itu Tailwind? Fitur, Kelebihan, dan Kekurangannya
Perbedaan Tailwind CSS dengan Framework Lain
Adapun perbedaan Tailwind CSS dengan Framework Lain yaitu:
- Bootstrap, framework ini menyediakan komponen UI bawaan yang siap digunakan, tetapi membatasi fleksibilitas desain.
- Bulma, merupakan framework berbasis utility-first tetapi tidak sekomprehensif Tailwind CSS. Sedangkan
- Tailwind CSS, ia memberikan kebebasan penuh untuk kustomisasi dan memungkinkan desain UI yang unik.
Mengapa Menggunakan Tailwind CSS pada Laravel?
Terdapat fungsi dan beberapa manfaat yang bisa anda rasakan saat mengakses Tailwind CSS.
Fungsi Tailwind CSS pada Laravel
Tailwind CSS membantu anda dalam membuat antarmuka pengguna yang responsif dan modern tanpa harus menulis CSS dari nol. Dengan menggunakan Tailwind CSS di Laravel, anda dapat mempercepat proses pengembangan dan menghasilkan desain yang lebih kustom.
Manfaat Penggunaan Tailwind CSS
Adapun beberapa manfaat dari penggunaan programming ini, seperti:
- Pengembangan lebih cepat selesai, anda tidak perlu menulis banyak kode CSS kustom.
- UI responsif, Tailwind CSS dapat mempermudah perintah pembuatan desain responsif.
- Peningkatan produktivitas, dengan utility-first approach, waktu pengembangan UI dapat diminimalkan.
Langkah-langkah Menjalankan Tailwind CSS pada Laravel
Beberapa langkah-langkah menggunakan Tailwind CSS yaitu:
1. Instalasi Laravel
Anda bisa menggunakan Composer untuk menginstal Laravel:
composer create-project –prefer-dist laravel/laravel nama-proyek
2. Instalasi Tailwind CSS
Anda bisa menggunakan npm untuk menginstal Tailwind CSS:
npm install -D tailwindcss postcss autoprefixer
npx tailwindcss init
3. Menambahkan Tailwind CSS ke dalam Proyek Laravel
Menambahkan proyek Tailwind CSS dapat dilakukan dengan cara mengkonfigurasikan file tailwind.config.js untuk mengatur paths Blade templates seperti:
module.exports = {
content: [
‘./resources/views/**/*.blade.php’,
‘./resources/js/**/*.vue’,
],
theme: {
extend: {},
},
plugins: [],
}
Tambahkan directive Tailwind ke dalam file CSS utama (misalnya, resources/css/app.css):
@tailwind base;
@tailwind components;
@tailwind utilities;
Build Tailwind CSS menggunakan Vite:
npm run dev
4. Menggunakan Tailwind CSS dalam Laravel Views
Gunakan kelas Tailwind CSS di file Blade:
<div class=”bg-blue-500 text-white p-4 rounded”>
Halo, Laravel dengan Tailwind CSS!
</div>
5. Menambahkan Alpine.js untuk Interaktivitas
Tambahkan Alpine.js untuk membuat halaman UI interaktif:
npm install alpinejs
Import Alpine.js di file JavaScript Anda:
import Alpine from ‘alpinejs’;
window.Alpine = Alpine;
Alpine.start();
Kustomisasi Tailwind CSS
Melakukan Kustomisasi Tailwind CSS dalam Laravel dapat dilakukan dengan tutorial:
Mengonfigurasi Tailwind CSS
Sesuaikan file tailwind.config.js untuk kebutuhan proyek web atau blog anda, misalnya menambahkan tampilan tema atau plugin dengan koding:
module.exports = {
theme: {
extend: {
colors: {
primary: ‘#1a202c’,
},
},
},
plugins: [
require(‘@tailwindcss/forms’),
require(‘@tailwindcss/typography’),
],
}
Membuat Custom Class
Anda bisa menggunakan fitur @layer untuk membuat custom class:
@layer components {
.btn-primary {
@apply bg-blue-500 text-white py-2 px-4 rounded;
}
}
Tips & Best Practices untuk Pemula
Sebagai pemula, kami memberikan beberapa tips dan praktik terbaik dalam penggunaan tailwind CSS untuk proyek anda.
Rekomendasi Penggunaan Tailwind CSS dan Laravel
- Gunakan plugin Tailwind CSS seperti Forms atau Typography untuk meningkatkan fungsi bawaan.
- Manfaatkan PurgeCSS untuk menghapus CSS yang tidak digunakan dan mengurangi ukuran file.
- Gunakan komponen reusable untuk meningkatkan konsistensi desain.
Penggunaan Plugin dan Tools Tambahan
- Heroicons: Ikon SVG bawaan Tailwind CSS.
- DaisyUI: Plugin untuk komponen UI berbasis Tailwind CSS.
Gunakan Tailwind CSS untuk Menciptakan Aplikasi Cerdas
Mengintegrasikan Tailwind CSS dengan Laravel adalah langkah cerdas untuk menciptakan aplikasi yang modern, responsif, dan efisien. Dengan memanfaatkan aset utility-first approach dari Tailwind CSS, project pengembangan UI menjadi lebih cepat dan fleksibel.
Pelajari lebih jauh mengenai Tailwind CSS dan stack lainnya di Kursus Laravel Bersertifikat milik Course-Net.
Anda bisa langsung belajar dengan coach praktisi yang telah berpengalaman lebih dari 5 tahun dengan layanan re-coaching, belajar sampai bisa, bahkan seumur hidup.
Kursus Experience Based Learning yang telah mendapatkan 4 (empat) penghargaan internasional ini bisa anda cicil hingga 18 kali.
100.000+ alumni dengan 472+ corporate clients telah merasakan kepuasan yang tinggi dibuktikan dengan bintang 4.9 dari 15.000+ ulasan di google review. Kini, giliran anda!

