course-net
Search
Close this search box.

Backend Developer adalah: Pengertian dan Tugasnya

Minet

February 5, 2024

backend developer

Pernahkah Anda penasaran apa sebenarnya yang terjadi di balik layar mengapa bisa ada situs web atau aplikasi? Itu semua merupakan hasil kerja keras backend developer. Backend developer adalah bagian yang memegang peran penting dalam pengembangan situs web atau aplikasi.

Mereka ahli dalam membangun dan memelihara mekanisme pemrosesan data yang tidak dapat Anda lihat, seperti keamanan, penyimpanan data, dan fungsi server lainnya.

Mengenal Backend Developer Lebih Dekat

Sejak perkembangan internet sejak tahun 90an, keterampilan pengembang web sangat dibutuhkan. Hal ini karena internet mempengaruhi perkembangan dunia digital dan kebiasaan manusia dalam mencari informasi melalui web, sehingga permintaan terhadap pembuatan web meningkat.

Orang yang memiliki kemampuan pengembangan web ini disebut sebagai backend developer, front-end developer, dan full-stack developer.

Backend developer menjadi komponen penting dalam perkembangan situs web atau aplikasi di balik layar. Lebih jelasnya, backend developer adalah seseorang yang memiliki kemampuan untuk merancang lalu mengembangkan situs web atau aplikasi. Backend developer berkutat pada sisi server sotware, yaitu komponen yang tidak bisa Anda lihat secara langsung di dalam sebuah web atau aplikasi.

Backend developer memastikan bahwa situs web atau aplikasi bisa bekerja dengan benar. Fokus mereka ada pada server, database, back-end logic, dan antarmuka pengembangan aplikasi. Sederhananya, backend developer adalah orang yang bekerja di balik layar yang bertanggung jawab dengan data-data, seperti mengatur, menyimpan, dan memastikan tidak ada masalah dengan data-data milik klien. 

Skill yang harus dimiliki backend developer adalah memahami bahasa pemrograman, mengelola database, API, dan Web Hosting Platform. Bahasa pemrograman yang digunakan backend developer antara lain, Java, PHP, dan Python. Namun, ada juga yang menggunakan Ruby, JavaScript, bahas C, Node, dan .Net.

Selanjutnya, backend developer akan berkomunikasi dengan front-end developer dengan saling mengirim dan menerima informasi untuk mengatur jalannya situs web dan aplikasi.

FrontEnd Developer

Front-end developer sendiri merupakan seorang ahli yang mengatur situs web atau aplikasi yang bisa terlihat oleh pengunjung atau pengguna. Mereka bertanggung jawab mengatur desain Interface User (UI) atau tampilan antarmuka pada situs web atau aplikasi agar ramah pengguna sehingga pelanggan bisa dengan mudah nyaman menavigasi web atau aplikasi. Selain itu, front-end developer harus paham mengenai bahasa pemrograman, seperti CSS (Cascading Style Sheet), HTML (Hypertext Markup Languange), dan JavaScript.

Jadi, backend dan front-end developer berkaitan satu sama lain dalam tugasnya mengembangkan web atau aplikasi. Jika ditanya mana yang lebih penting, maka keduanya penting dengan perannya masing-masing. Ada pula seseorang yang bisa berperan front-end dan backend developer yang disebut sebagai full-stack developer.

Tugas Backend Developer dan Front-End Developer

Tugas front-end dan backend developer adalah merencanakan dan mengembangkan situs web atau aplikasi agar berfungsi dengan baik dan tidak ada masalah. Namun, keduanya memiliki tugas yang berbeda, tetapi saling terkait satu sama lain. Backend dan front-end developer harus selalu bekerja sama agar web atau aplikasi bisa dijalankan dengan baik.

Tugas Backend Developer

Backend developer adalah seseorang yang diharuskan memiliki keahlian teknis, kemampuan analisis, dan keterampilan bekerja sama dengan baik. Karena itu, backend developer memiliki tugas yang harus dijalankan, antara lain:

1. Membangun Situs Web dan Aplikasi

Tugas backend developer membangun situs web dan aplikasi lalu mengembangkannya. Mereka menggunakan berbagai alat, kerangka, dan bahasa pemrograman untuk membuat database dan mengembangkan prototipe. 

2. Memelihara Server

Tugas backend developer adalah tidak selesai pada merancang database, tetapi mereka harus memastikan bahwa situs web berjalan tanpa hambatan. Hal ini karena sering kali website atau aplikasi yang eror disebabkan oleh server.

Salah satu penyebab website atau aplikasi eror adalah akses pengguna yang terlalu banyak pada satu waktu, sehingga server mengalami down. Tugas backend web developer adalah memelihara server agar masalah ini tidak terjadi.

3. Menulis Kode Berkualitas Tinggi

Jika situs web atau aplikasi ingin dilakukan pengembangan lanjutan, maka backend developer harus menulis kode tingkat tinggi yang aman dan mudah diawasi. 

4. Menguji Kualitas Web dan Aplikasi

Backend developer tidak hanya membuat dan mengawasi, tetapi juga bertugas untuk menguji kualitas untuk memastikan web aplikasi berjalan optimal di berbagai perangkat dan memiliki tampilan antarmuka yang nyaman digunakan.

5. Menilai Kinerja Web Aplikasi

Selanjutnya, jika web aplikasi sudah berjalan, web aplikasi perlu dinilai tingkat kinerja dan skalabilitasnya selama proses pengeditan dan pembaruan. Developer juga bisa menyesuaikan atau menambahkan kode jika diperlukan selama prosesnya. Sehingga, server bisa berjalan optimal ke depannya.

6. Menjaga Keamanan Situs Web dan Aplikasi

Siapa pun bisa terkena cyber crime, terutama website dan aplikasi yang baru saja dijalankan. Backend developer diharuskan mampu mengatur keamanan dengan baik agar tidak ada serangan cyber crime terhadap software. 

7. Memecahkan Masalah pada Server

Jika server web aplikasi mengalami masalah, maka backend developer harus segera mencari cara untuk membereskan kekacauan tersebut agar website dan aplikasi kembali bisa diakses dengan aman dan nyaman.

8. Kerja Sama dengan Tim

Backend developer harus menjaga kerja sama timnya dengan baik agar memastikan website dan aplikasi bisa terus berjalan optimal. Mereka juga harus melakukan bimbingan pada junior backend developer untuk memastikan keberlanjutan website dan aplikasi dari waktu ke waktu.

Tugas Front-End Developer

Beberapa tugas front-end developer antara lain:

  1. Mendesain User Interface (UI) atau tampilan antarmuka.
  2. Mengoptimalkan tampilan antarmuka agar mudah digunakan.
  3. Memastikan aplikasi bisa berjalan baik di berbagai perangkat atau browser.
  4. Melakukan pemeliharaan pada aplikasi yang sudah berjalan agar tidak ada masalah.
  5. Mengembangkan aplikasi ke versi terbaru yang lebih efektif.
  6. Membuat situs web yang SEO-Friendly dan aplikasi yang mobile-friendly.
  7. Menganalisis data untuk mengembangkan tampilan antarmuka sesuai informasi pengalaman pelanggan yang telah dikumpulkan.

Junior Backend Developer

Tugas backend developer yang telah dibahas salah satunya adalah membimbing junior backend developer agar website dan aplikasi dapat bertahan dari waktu ke waktu.

Junior backend developer adalah pengembang website dan aplikasi pemula yang terdapat dalam sebuah tim backend developer. Mereka memiliki tugas untuk menerapkan fitur dan fungsionalitas pada website atau aplikasi dan mempertahankan kinerjanya.

Junior backend developer juga bisa diberi tugas untuk mengembangkan website atau aplikasi dari awal dengan bimbingan senior backend developer agar memahami apa yang harus dilakukan dalam prosesnya.

Cara Menjadi Backend Developer

Sebagai pemegang peranan penting dalam pengembangan aplikasi dan website, backend developer adalah pekerjaan yang menjanjikan dari segi karier maupun gaji. Jika berminat menjadi backend developer, Anda bisa belajar secara otodidak melalui internet. Atau bisa juga belajar di CourseNet agar bisa menguasai skill dan bahasa pemrograman yang diperlukan untuk menjadi backend developer.

Mau Belajar IT Bareng Coach Praktisi Ahli ? Yuk Konsultasi Dengan Tim Konsultan Kami

Belajar di Course-Net! Dapatkan skill langsung oleh coach praktisi ahli yang berpengalaman dibidangnya. Gratis Re-Coaching selamanya tanpa BATAS. Segera cek jadwal kelas terdekat.

Artikel Lainnya

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Tumblr
Telegram
WhatsApp
Email
Print