course-net
Search
Close this search box.

Latency Adalah: Pengertian, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Minet

February 1, 2024

latency adalah

Latency adalah suatu hal yang cukup penting dalam memaksimalkan loading website berjalan lebih cepat. Keterlambatan pengiriman data sangat perlu diperhatikan. Hal ini dikarenakan kecepatan website akan mempengaruhi SEO dan juga user experience website. Agar website ada terhindar dari latency yang tinggi, simak penyebab hingga cara mengatasi latency di bawah ini!

Pengertian Latency

Latency adalah durasi waktu yang dibutuhkan untuk proses pengiriman data hingga sampai ke penerima atau pun sebaliknya. Semakin kecil latency dapat dikatakan proses pengiriman data berlangsung baik.

Latency itu sendiri berperan sebagai penentu keterlambatan atau pun penundaan dalam proses pengiriman data. Lambatnya proses pengiriman data akan berpengaruh pada kinerja komputer yang mengakibatkan loading sistem. Umumnya, website dengan loading sistem yang lama akan mempengaruhi penurunan traffic pengunjung dan bahkan akan menurunkan SEO dan mengurangi user experience.

Kategori Latency

Latency dikategorikan berdasarkan tingkat kecepatannya. Pci latency timer adalah satuan waktu yang dibutuhkan dalam melakukan transfer data. Berikut kategori latency adalah:

1. Low Speed

Pada saat mengakses sebuah website, keterlambatan proses loading dan bahkan sampai membuat sistem eror dalam mengolah tampilan layar komputer akan menghambat dan dapat menyebabkan crashing. Keadaan seperti ini menandakan website mengalami low speed. Letancy ini biasanya memiliki kecepatan lebih dari 1.000 mili per detik.

Keadaan seperti ini disebut juga sebagai high latency. Berikut beberapa penyebabnya adalah:

  • Website tidak berjalan dengan baik dikarenakan adanya eror DNS sehingga proses loading menjadi lebih lambat.
  • Kapasitas memori perangkat seperti router habis yang mengakibatkan penundaan proses transfer data.
  • Terdapat beberapa router dalam satu perangkat sehingga memperlambat jalannya sistem.
  • Kombinasi perangkat keras dan perangkat lunak yang tidak kompatibel.

2. Medium Speed

Medium speed merupakan posisi loading yang dapat dikatakan cukup cepat meskipun dalam menampilkan konten pada layar komputer agak sedikit lambat karena harus menampilkan satu per satu konten hingga memuat semuanya. Latency dengan kategori ini memiliki kecepatan kurang dari 1.000 mili per detik.

3. High Speed

High Speed merupakan kategori latency yang memiliki kecepatan di bawah 10 mili per detik atau disebut dengan istilah low latency. Low latency adalah proses loading yang relatif singkat dalam mengakses website. Bahkan, pada saat low latency mode adalah waktu terbaik dalam menikmati berbagai konten dalam bentuk text, gambar, video secara bersamaan ditampilkan layar komputer.

Apa Saja Penyebab Latency

Setelah memahami pengertian latency, berikut faktor penyebab latency adalah:

1. Jarak

Jarak menjadi salah satu faktor penyebab latency. Kecepatan koneksi jaringan bergantung pada jarak antar perangkat yang digunakan. Semakin jauh jarak maka akan semakin tinggi pula latencynya.

2. Cuaca

Cuaca dapat mempengaruhi terjadinya latency. Pada kondisi hujan lebat biasanya akan membuat koneksi jaringan berjalan lebih lambat yang mengakibatkan proses transfer data pun menjadi terganggu.

3. Ukuran Halaman Website

Text, gambar, video dan skrip merupakan konten yang menentukan ukuran halaman website. Pada saat menyematkan konten pada lampiran layar dengan kapasitas file yang besar atau pun memiliki resolusi yang tinggi maka akan memperlambat kinerja website untuk menampilkan website.

Latency RAM adalah waktu yang dibutuhkan untuk memulai byte atau kata hingga masuk ke dalam processor. Seperti pada media penyimpanan, apabila kapasitas ruangan kecil namun data yang tersimpan penuh maka akan meningkatkan proses latency sistem. Untuk itu, pastikan ruang penyimpanan memadai agar proses transfer data tidak tertunda.

4. Media Tranmisi

Secanggih apa pun media tranmisi yang digunakan, apabila jarak di antara nodenya cukup jauh maka akan menimbulkan adanya latency. Latency ms adalah hal yang paling dihindari oleh pengguna internet karena dapat menyebabkan proses transfer data berjalan lebih lambat dan bahkan dapat mengakibatkan sistem down. Dengan adanya pending sistem tentunya akan menurunkan kepuasan user dalam mengakses jaringan internet dalam mencari informasi.

5. Hardware dan Software yang Digunakan

Selain beberapa faktor di atas, hardware dan software yang digunakan menjadi faktor tinggi rendahnya latency pada saat pengiriman data. Contohnya kabel optik, Wifi dan juga router. Hal ini dikarenakan setiap perangkat yang terhubung akan memiliki keterbatasan tersendiri.

Bagaimana Cara Mengatasi Latency?

Latency cukup penting diperhatikan agar mengoptimalkan kinerja website agar dapat mempertahankan SEO dan user experience yang bagus. Berikut cara untuk mengatasi latency adalah:

1. Gunakan CDN (Content Delivery Network)

CDN merupakan serangkaian server yang dapat digunakan untuk mempercepat pengiriman dan juga penyajian konten website di mana server tersebut terkoneksi di seluruh dunia. Seperti diketahui, high latency adalah keterlambatan dalam proses transfer data yang salah satu faktor penyebabnya yaitu jarak.

Biasanya pengguna website yang berada jauh dari server origin-nya akan mengalami permasalahan latency. Namun, dengan adanya CDN maka masalah tersebut dapat diatasi dengan baik. Selain itu, CDN juga memiliki fungsi lain seperti mencegah adanya kelebihan beban server, mendistribusikan traffic dan menjaga keamanan website.

2. Kurangi Permintaan HTTP

Terlalu banyak script dan juga resource pada website menjadi pemicu utama tingginya latency. Apalagi jika Anda terlalu sering mereferensikan konten yang bukan berasal dari server Anda maka browser akan meminta mengirimkan HTTP eksternal.

Kecepatan pada proses transfer data untuk mengirim HTTP eksternal dipengaruhi oleh kualitas dan performa server. Apabila tidak terjadi masalah pada server maka proses transfer data tidak mengalami latency. Namun jika terjadi kendala maka akan meningkatkan latency.

3. Gunakan Teknik Pre-Fetching

Cara terakhir dalam mengatasi latency internet adalah dengan menggunakan teknik fetching. Dalam membuat kode website, web developer biasanya menggunakan baris kode pre-fetching yang berguna untuk memerintahkan website dalam mengunggah resourcenya terlebih dahulu sebelum file konten lainnya. Teknik pre-fetching dibagi menjadi 3 jenis yaitu:

  • DNS, pada saat user mengunjungi sebuah halaman website, user tidak perlu mengklik link DNS lookup karena prosesnya dapat dilakukan meskipun DNS lookup belum selesai. 
  • Link, teknik pre-fetching link ini akan membantu mendownload gambar dan menyimpannya pada cache, sehingga apabila user ingin mengaksesnya sudah tersimpan dan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menampilkan konten.
  • Pre-rendering, teknik ini akan merender seluruh halaman website. Hal ini akan mempercepat proses loading karena sudah ada di dalam sistem baik resource penting atau pun isi halamannya.

Banyak web developer menghindari permasalahan ini karena dapat menurunkan traffic user yang akan berpengaruh pada performa website. Oleh karena itu, adanya permasalahan latency ini harus diselesaikan secepat mungkin sebelum berkembang dan menjadi masalah serius.

Latency adalah suatu hal yang cukup penting dalam mengembangkan sebuah website. Idle latency adalah Memantau tinggi rendahnya latency menjadi aktivitas yang perlu Anda lakukan agar terhindar dari loading website yang lama. Untuk meningkatkan skill dan belajar lebih jauh mengenai latency, gabung segera dan kursus di CourseNet sekarang!

Mau Belajar IT Bareng Coach Praktisi Ahli ? Yuk Konsultasi Dengan Tim Konsultan Kami

Belajar di Course-Net! Dapatkan skill langsung oleh coach praktisi ahli yang berpengalaman dibidangnya. Gratis Re-Coaching selamanya tanpa BATAS. Segera cek jadwal kelas terdekat.

Artikel Lainnya

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Tumblr
Telegram
WhatsApp
Email
Print