Macam-Macam Perangkat Lunak Jaringan Komputer & Fungsinya

Perangkat Lunak Jaringan Komputer

Sebagai kumpulan perangkat yang saling terhubung, jaringan komputer memiliki fungsi untuk mendukung pertukaran data, printer, serta koneksi internet secara efisien. Agar jaringan ini beroperasi secara optimal, Anda memerlukan beberapa perangkat lunak jaringan.

Perangkat lunak jaringan komputer adalah program yang bertanggung jawab untuk mengatur lalu lintas data, mengelola akses pengguna, mengamankan, dan memantau kinerja jaringan tersebut secara keseluruhan. Terdapat lima jenis perangkat lunak jaringan komputer yang perlu Anda ketahui beserta fungsi dan contohnya.

Baca Juga : Jenis Kabel Jaringan Komputer

Perangkat Lunak Sistem Operasi Jaringan

Perangkat lunak sistem operasi jaringan merupakan suatu program yang bertugas untuk mengelola dan mengontrol sumber daya jaringan. Berikut inilah tugas-tugas dari jenis software tersebut:

  1. Routing: Perangkat lunak ini berperan sebagai penunjuk jalan serta menentukan rute terbaik agar data yang terkirim mampu mencapai tujuannya secara cepat dan efisien.
  2. Switching: Seperti pengatur lalu lintas di persimpangan, perangkat lunak ini memastikan bahwa data dikirimkan ke perangkat yang dituju dalam jaringan lokal dengan tepat.
  3. Manajemen keamanan: Selanjutnya, perangkat ini bertindak sebagai pelindung jaringan agar terhindar dari akses yang tidak sah dan beberapa ancaman berbahaya.
  4. Manajemen pengguna: Sebagai administrator, sistem manajemen pengguna akan membantu mengatur akses masuk ke jaringan sekaligus menetapkan tindakan-tindakan apa saja yang boleh dilakukan per seorangnya.
  5. Manajemen perangkat: Seperti pengawas lalu lintas, salah satu perangkat lunak ini bertugas sebagai pemantau dan pengelola semua perangkat yang terhubung ke jaringan agar dapat berfungsi dengan baik.

 Perangkat lunak sistem operasi jaringan yang populer digunakan adalah sebagai berikut:

  • Windows Server: Sebuah sistem operasi jaringan dari Microsoft yang banyak digunakan di lingkungan bisnis. Windows Server menawarkan berbagai layanan jaringan seperti Active Directory, DHCP, DNS, dan File Server.
  • Linux: Sistem operasi open-source yang fleksibel dan dapat disesuaikan dengan berbagai kebutuhan jaringan. Linux banyak digunakan di server web, email, maupun aplikasi.
  • Cisco IOS: Sebuah sistem operasi jaringan yang digunakan pada perangkat jaringan Cisco seperti router dan switch. Sistem ini menyediakan berbagai fitur jaringan seperti routing, switching, keamanan, dan manajemen jaringan.
  • Juniper Junos: Terakhir adalah sistem operasi jaringan yang digunakan pada perangkat jaringan Juniper Networks. Juniper Junos menawarkan fitur-fitur canggih seperti routing, switching, keamanan, dan virtualisasi jaringan.

Manfaat Perangkat Lunak Aplikasi Jaringan

Selanjutnya adalah perangkat lunak aplikasi jaringan yang bertugas untuk menyediakan berbagai layanan kepada pengguna jaringan. 

Berikut  terdapat 5 manfaat yang akan Anda dapatkan dalam penggunaan aplikasi jaringan  perangkat lunak :

  1. Berbagi file: Fungsi pertama perangkat lunak ini adalah mendukung penggunanya dalam melakukan pertukaran file secara mudah dan cepat dalam jaringan.
  2. Akses email: Kedua, perangkat ini akan memberikan akses kepada pengguna untuk dapat mengirim, menerima, dan mengelola email mereka.
  3. Akses web: Jenis perangkat lunak ini juga dapat membuka pintu gerbang bagi pengguna untuk menjelajahi dunia maya dan mengakses berbagai informasi di internet.
  4. Pesan instan: Selanjutnya, perangkat ini mampu memfasilitasi pendukung berupa komunikasi real-time antar pengguna sehingga memungkinkan untuk memulai percakapan melalui teks, suara, atau video secara langsung.
  5. Kolaborasi: Terakhir, perangkat lunak ini menyediakan platform bagi pengguna untuk bekerja sama dalam proyek secara online, berbagi dokumen, dan mengelola tugas bersama.

Adapun 5 contoh perangkat lunak aplikasi jaringan populer yang sering digunakan yaitu sebagai berikut:

  • Microsoft Office 365: Sebuah paket aplikasi produktivitas yang menyediakan layanan email, kalender, penyimpanan cloud, dan kolaborasi online.
  • Google Workspace: Serupa seperti Microsoft, Google juga menyediakan paket aplikasi produktivitas serupa, namun berbasis cloud.
  • Slack: Sebuah aplikasi komunikasi tim yang memungkinkan anggota tim untuk berkomunikasi secara real-time melalui pesan teks, panggilan suara, dan panggilan video.
  • Zoom: Platform konferensi video yang populer digunakan untuk rapat online, webinar, hingga pembelajaran jarak jauh.
  • Cisco Webex: Sebuah aplikasi konferensi video yang serupa dengan Zoom, tetapi ditawarkan oleh Cisco dan terintegrasi dengan perangkat jaringan Cisco lainnya.

Perangkat Lunak Manajemen Jaringan

Perangkat lunak manajemen jaringan ini memungkinkan administrator jaringan untuk dapat memantau, mengelola, dan memecahkan masalah jaringan. Perangkat lunak ini dapat digunakan untuk berbagai tugas, seperti:

  1. Memantau kinerja jaringan: Memantau kinerja jaringan untuk memastikan bahwa jaringan berjalan dengan lancar.
  2. Mengidentifikasi dan memecahkan masalah: Mengidentifikasi dan memecahkan apabila terdapat masalah jaringan yang  mengakibatkan terjadinya downtime.
  3. Mengkonfigurasi  perangkat jaringan: Mengkonfigurasi perangkat jaringan untuk memastikan kinerjanya berjalan dengan lancar.
  4. Mengelola keamanan jaringan: Fungsinya terakhir adalah mengelola keamanan jaringan untuk melindungi jaringan dari akses yang tidak sah dan serangan.

Berikut  terdapat 5 perangkat lunak manajemen jaringan yang populer digunakan saat ini:

  • SolarWinds Network Performance Monitor: Sistem pemantauan jaringan yang komprehensif dan menyediakan informasi tentang kinerja jaringan, ketersediaan perangkat, dan penggunaan bandwidth.
  • Cisco Prime Infrastructure: Sebuah perangkat lunak manajemen jaringan yang terintegrasi dengan perangkat jaringan Cisco. Sistem ini juga memungkinkan administrator jaringan untuk dapat mengelola dan memantau seluruh infrastruktur jaringan Cisco dari satu konsol.
  • HP OpenView Network Management Suite: Sistem manajemen jaringan yang komprehensif, menyediakan berbagai fitur seperti pemantauan jaringan, manajemen konfigurasi, manajemen kinerja, dan manajemen keamanan jaringan.
  • VMware vRealize Network Insight: Sebuah perangkat lunak manajemen jaringan yang berfokus virtualisasi jaringan, menyediakan visibilitas dan analisis mendalam tentang lalu lintas jaringan virtual.
  • ManageEngine OpManager: Terakhir, sistem ini merupakan perangkat lunak pemantauan jaringan yang mudah digunakan dan fungsinya serupa dengan SolarWinds.

Perangkat Lunak Keamanan Jaringan

Kemudian ada jenis perangkat lunak keamanan jaringan sebagai sistem yang berfungsi untuk melindungi jaringan dari akses yang tidak sah dan serangan siber. Berikut inilah beberapa tugas dari jenis sistem keamanan jaringan: 

  1. Memblokir akses yang tidak sah: Perangkat lunak ini berfungsi untuk membentengi sehingga mencegah akses pengguna yang tidak berwenang. Dengan ini, mereka tidak akan memasuki jaringan dan mengakses data sensitif di dalamnya.
  2. Mendeteksi dan mencegah serangan: Sebagai garda terdepan dalam pertahanan siber, sistem ini bertugas mengawasi aktivitas jaringan secara terus-menerus dan mengidentifikasi serta menghalangi serangan sebelum menimbulkan kerusakan.
  3. Melindungi data: Selanjutnya, perangkat lunak ini berperan sebagai brankas digital, mengenkripsi data penting, dan menerapkan lapisan keamanan untuk mencegah akses yang tidak sah dan pencurian.
  4. Menyaring konten web: Terakhir, sistem ini berperan sebagai filter, memblokir konten web yang berbahaya, tidak pantas, atau tidak relevan. Hal ini akan membantu menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan produktif.

Terdapat 5 contoh perangkat lunak keamanan jaringan yang populer digunakan saat ini meliputi:

  • Palo Alto Networks Firewall: Sebuah firewall generasi berikutnya yang menyediakan perlindungan canggih terhadap ancaman keamanan jaringan.
  • Cisco Firepower Management Center: Sistem keamanan yang terintegrasi dengan perangkat keamanan Cisco, sehingga memungkinkan administrator jaringan untuk mengelola dan memantau seluruh infrastruktur keamanan Cisco dari satu konsol.
  • Fortinet FortiGate: Serupa dengan sistem Palo Alto, firewall ini juga menawarkan berbagai fitur keamanan seperti perlindungan terhadap ancaman jaringan, kontrol aplikasi, dan pencegahan intrusi.
  • McAfee Network Security Platform: Sistem komprehensif dari McAfee ini dapat melindungi perangkat keras Anda terhadap berbagai ancaman keamanan seperti virus, malware, spam, dan phishing.
  • Sophos UTM: Perangkat lunak keamanan jaringan terpadu yang menawarkan berbagai fitur keamanan seperti firewall, antivirus, antispam, filter web, dan VPN.

Perangkat Lunak Layanan Jaringan

Jenis yang terakhir adalah perangkat lunak layanan jaringan. Sistem ini menyediakan beberapa layanan kepada pengguna jaringan serta dapat digunakan untuk berbagai tugas, seperti berikut ini:

  1. Layanan DNS: Bertindak sebagai penerjemah dengan mengubah nama domain yang mudah diingat menjadi alamat IP yang dipahami oleh komputer.
  2. Layanan DHCP: Seperti petugas administrasi, sistem ini memberikan alamat IP secara otomatis kepada perangkat baru yang bergabung dalam jaringan sehingga perangkat tersebut dapat langsung terhubung.
  3. Layanan email: Sistem ini memungkinkan pengguna dapat mengirim, menerima, dan mengelola pesan elektronik dengan mudah.
  4. Layanan proxy: Berfungsi sebagai perantara, sistem ini meneruskan permintaan pengguna ke server tujuan dan mengirimkan kembali responnya. Tak hanya itu, sistem ini juga dapat meningkatkan keamanan dan privasi.
  5. Layanan VPN: Terakhir adalah VPN yang berfungsi sebagai terowongan terenkripsi yang aman sehingga pengguna dapat mengakses jaringan secara privat dan aman dari lokasi yang berbeda.

Berikut 5 contoh perangkat lunak layanan jaringan yang populer digunakan sebagai berikut:

  • Microsoft DNS Server: Salah satu server DNS yang digunakan untuk mengelola nama domain dan alamat IP dalam jaringan.
  • DHCP Server: Server DHCP yang digunakan untuk memberikan alamat IP secara otomatis kepada perangkat-perangkat dalam jaringan.
  • Microsoft Exchange Server: Sebuah server email yang digunakan untuk mengelola email dalam jaringan.
  • Squid Proxy Server: Salah satu server proxy yang digunakan untuk meningkatkan kinerja dan keamanan akses internet dalam jaringan.
  • Cisco AnyConnect Secure Mobility Client: Terakhir adalah server VPN yang digunakan untuk menghubungkan perangkat ke jaringan perusahaan secara aman melalui internet.

Baca Juga : 3 Perbedaan Hub dan Switch dalam Jaringan Komputer Anda

Kesimpulan dalam Memahami Macam-Macam Perangkat Lunak Jaringan Komputer dan Fungsinya

Perangkat lunak jaringan komputer merupakan alat penting untuk mengelola dan memelihara jaringan. Dengan memahami berbagai jenis perangkat lunak jaringan yang tersedia, Anda dapat memilih solusi yang tepat untuk kebutuhan jaringan Anda.

Memilih perangkat lunak jaringan yang tepat dapat membantu Anda meningkatkan kinerja jaringan, meningkatkan keamanan jaringan, dan mengurangi biaya.

Ingin mempelajari ilmu jaringan komputer dan cara menguasai pemilihan perangkat lunak jaringan dengan tepat?

Ikuti Bootcamp Jaringan Komputer melalui Kursus CCNA Bersertifikat di Course-Net. Dapatkan pelatihan intensif dari coach praktisi aktif yang sudah berpengalaman lebih dari 5 tahun dan raih sertifikat CCNA yang diakui secara global.

Belajar IT di Course-Net, Sampai bisa!

Masih Ga percaya ? Di Course-Net kamu Belajar Langsung Oleh Coach Praktisi Aktif Berpengalaman

Share: