course-net
Search
Close this search box.

Home >

Polymorphism Adalah : Pengertian, Jenis & Peran Dalam Pemrograman Java

Wednesday, 1 March 2023 11:10 AM

Polymorphism Adalah ? Simak Penjelasannya

Polymorphism Adalah : Pengertian, Jenis & Peran Dalam Pemrograman Java – Polymorphism atau Polimorfisme, adalah salah satu istilah pembuatan program yang harus diketahui oleh kalian sebagai seorang pengembang program. Untuk itu, apabila masih ada di antara kalian yang belum tahu jelas mengenai istilah ini, simak baik – baik penjelasan mengenai Polymorphism di dalam artikel ini.

Sebelum memasuki penjelasan, untuk kalian ketahui bahwa polimorfisme ini juga adalah bagian dari teknik OOP atau Object Oriented Programming. Sehingga maklumi saja apabila kalian akan menemukan berbagai istilah yang sama dalam teknik yang akan kami jelaskan ini.

Polymorphism Adalah ? Simak Penjelasannya

Pengertian Polymorphism

Polymorphism Adalah ? Simak Penjelasannya

Dalam sebuah pembuatan program, Polymorphism adalah suatu konsep yang mana sebuah tampilan muka tunggal akan digunakan untuk berbagai entitas yang berbeda. Secara umum, suatu simbol tunggal yang digunakan, memiliki fungsi untuk mewakili berbagai jenis objek.

Polymorphism juga bisa dikatakan sebagai atribut, fungsi, tampilan muka, atau salah satu item lainnya yang digunakan untuk beberapa jenis entitas yang berbeda – beda di dalam bahasa pembuatan program.

Dalam suatu bahasa pembuatan program yang menunjukkan adanya polimorfisme, ketika objek kelas yang memiliki kepentingan dan diwariskan dari bagian induk yang sama, bisa saja memiliki berbagai nama dan fungsi yang sama juga, tetapi perilaku yang dimilikinya akan berbeda.

Arti lain dari polimorfisme adalah teknik pembuatan program yang akan mengarahkan kalian sebagai pengembang, untuk bisa membuat program secara umum. Contohnya ketika kalian memiliki tiga kelas yang berbeda seperti ‘anggur’, ‘mangga’, dan ‘apel’. Yang mana ketiga kelas ini adalah turunan dari kelas ‘Buah’.

Bagi para pengembang atau seorang pembuat program seperti kalian, diharapkan dapat lebih memperluas serta memahami dari berbagai konsep polimorfisme yang ada.

Polimorfisme di Java

Polimorfisme di Java

Polimorfisme di Java atau Polymorphism in Java, sebenarnya memiliki Dua tipe yang berbeda, yaitu:

  • Polimorfisme Dinamis

Tipe polimorfisme satu ini sering dilakukan saat program sedang berjalan. Untuk implementasinya sendiri dianggap lebih fleksibel dibandingkan dengan tipe yang satunya, tapi memiliki kinerja yang lebih lambat.

  • Polimorfisme Statis

Kalau tipe yang ini, dilakukan pada saat penyusunan atau compile. Kinerjanya lebih cepat tapi membutuhkan bantuan tambahan.

Dari kedua jenis polimorfisme pada Java atau Java Polymorphism ini, masing – masing memang memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri.

Tentu saja kedua tipe ini juga memiliki perbedaan yang terletak pada cara pembuatan Polymorphism itu sendiri. Yang mana cara pembuatan polimorfisme dinamis menggunakan metode Overriding, dan polimorfisme statis menggunakan metode Overloading.

Untuk kalian yang juga masih asing dengan dua jenis metode yang baru saja kami sebutkan, tidak perlu khawatir. Sebab, kami juga akan menjelaskannya di dalam artikel ini.

Perbedaan Metode Overriding dan Overloading

Sekarang, kita akan memasuki penjelasan mengenai kedua metode yang digunakan untuk pembuatan polimorfisme.

  1. Metode Overriding

Beberapa aturan yang terdapat di dalam metode ini antara lain:

  • Mode akses dari metode Overriding harus sama atau lebih luas dibandingkan dengan metode Override.
  • Kelas lanjutan hanya boleh mengesampingkan metode kelas super sebanyak satu kali saja, serta dalam satu kelas tidak boleh ada lebih dari satu metode.
  • Membicarakan aturan mengenai hak akses, setiap kelas lanjutan juga tidak boleh memiliki hak akses metode Overriding yang lebih ketat, ketika dibandingkan dengan metode hak akses pada kelas yang lebih tinggi.
  1. Metode Overloading

Aturan dalam metode Overloading adalah:

  • Nama metode yang ada, harus sama dengan metode yang lainnya.
  • Berbagai parameter harus berbeda dan tidak boleh sama
  • Mengenai return, diperbolehkan untuk sama ataupun berbeda.

Itu adalah perbedaan aturan dari kedua metode yang sering digunakan untuk pembuatan polimorfisme dalam Java. Contoh pembuatannya sendiri juga sekarang ini sudah bisa dengan mudah kalian temukan di dalam dunia maya. Dengan kata lain, kalian juga akan lebih mudah untuk mempelajarinya ketika kalian memerlukannya.

Tipe – Tipe pada Polimorfisme

Selain tipe Polymorphism pada sebuah pembuatan program Java, masih ada beberapa tipe lain yang tidak kalah penting untuk kalian ketahui. Seperti sebelumnya, berbagai tipe yang akan kami jelaskan ini juga memiliki masing – masing kegunaan serta kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Tipe – tipe dari polimorfisme adalah:

  1. Polytypism

Tipe yang satu ini merupakan suatu konsep yang lebih umum, tapi masih tetap ada keterkaitannya dengan polimorfisme itu sendiri dikarenakan konsep yang mirip. Tujuan dari tipe ini lebih untuk menyediakan definisi umum dari sebuah fungsi yang menggunakan induksi terhadap struktur dari suatu tipe.

  1. Polimorfisme Ad Hoc

Tipe ini, adalah salah satu tipe sistem yang dikenalkan oleh Christopher Strachet. Tipe satu ini, merupakan tipe yang mana suatu fungsi, akan dapat diaplikasikan dan diimplementasikan terhadap berbagai parameter yang berbeda – beda.

Namun, tetap berdasarkan parameter atau argumen apa yang telah dimasukkan pada fungsi tersebut.

  1. Tipe Subtyping

Sering juga disebut sebagai polimorfisme Subtype atau polimorfisme Inclusion. Tipe ini sangat umum digunakan ketika kalian menggunakan Interface serta Inherintance.

Polimorfisme Subtyping, memungkinkan fungsi yang berasal dari kelas dasar atau interface, untuk diimplementasikan secara berbeda ataupun sama dengan kelas dasar atau Interface tersebut, terhadap children class.

  1. Polimorfisme Parametric

Kalau tipe yang satu ini, bisa membuat suatu data ataupun fungsi menjadi dituliskan secara umum atau general. Hal ini akan membuat proses nilai dapat dilakukan secara seragam tanpa perlu lagi memperhatikan berbagai tipe yang sedang digunakan.

  1. Polimorfisme Row

Salah satu tipe polimorfisme yang konsepnya mirip dengan tipe Subtyping, tapi lebih memiliki urusan terhadap tipe structural. Tipe ini juga membuat kalian menjadi mungkin untuk melakukan suatu operasi kepada suatu bagian dari sebuah data.

Bagaimana? Apakah kalian sekarang sudah lebih mengerti dengan Polymorphism atau malah semakin pusing? Memang benar, kalau untuk mempelajari berbagai hal mengenai pengembangan program lebih baik dilakukan dengan para ahli sembari melakukan praktik.

Untuk itu, kalian sudah bisa mengambil berbagai pelatihan bidang teknologi dari Course-Net loh. Selain menciptakan berbagai alumni yang berkompeten, para tutor yang tersedia juga sudah terbukti bisa memberikan penjelasan dengan lengkap dan mudah untuk dimengerti.

Kesimpulan

Sebelum menutup penjelasan, kita akan kembali mengingat berbagai hal penting mengenai polimorfisme yang telah diulas di atas.

Polimorfisme sendiri adalah suatu bagian dari teknik pembuatan program yang berorientasi terhadap objek atau yang sering juga disebut sebagai OOP. Yang mana, dalam sebuah kelas memiliki suatu metode yang sama tetapi memiliki bodi yang berbeda.

Polimorfisme pada Java, memiliki dua tipe yang dibedakan dari metode pembuatannya. Yaitu polimorfisme dinamis dengan metode Overriding, dan polimorfisme statis dengan metode Overloading.

Selain dua tipe tersebut, juga masih ada banyak tipe Polymorphism yang bisa kalian gunakan sesuai dengan kebutuhan pembuatan program yang sedang kalian lakukan.

Mau belajar lebih lanjut mengenai Polymorphism dan istilah IT lain? Yuk join di Course-Net, kursus IT yang bertaraf internasional dengan tutor kelas dunia!

Kursus IT di Course-Net Di Jamin SAMPAI BISA!

Masih Ga percaya ? Di Course-Net kamu Belajar Langsung Oleh Coach Praktisi Aktif Berpengalaman

Play Video about kursus IT

Tertarik mau berkarir dibidang IT? Tapi Ga punya SKill IT? Atau Karir IT kamu stuck gini gini aja ?Tenang, Kamu akan dibimbing langsung oleh Coach Praktisi Aktif Kelas Dunia yang sudah berpengalaman lebih dari 5 tahun.

SAYA BERMINAT, SAYA MAU LIHAT PROGRAM KURSUS DI COURSE-NET

Yuk, Akselerasi Karir IT mu untuk berkarir dengan apa yang kamu mau. Eiits jangan lupa, Berkarir di bidang IT bisa GAJI 2 Digit Loh, Ga percaya ? Yuk Daftar Sekarang Di Course-Net Indonesia.

Artikel Terkait

Tags

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Tumblr
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Subscribe Sekarang!

Dapatkan berita & artikel terbaru seputar IT Gratis!

Mau Berkarir Di Bidang IT? Tapi Ga Punya Basic IT

Kursus di Course-Net, Anda akan didampingi langsung oleh Coach Praktisi Aktif kelas Dunia yang sudah berpengalaman lebih dari 5 tahun. 100.000++ ORANG DARI LEVEL MAHASISWA, STAFF, MANAGER, HINGGA BUSINESS OWNER TELAH BERGABUNG BERSAMA DI COURSE-NET INDONESIA DAN TERUS BERTAMBAH! Jadi Kapan giliran Anda ikut kursus di Course-Net?