4 Cara Menulis Daftar Pustaka Dari Artikel Beserta Panduan Lengkap & Contohnya

4 Cara Menulis Daftar Pustaka Dari Artikel Beserta Panduan Lengkap & Contohnya

Peran daftar pustaka sangatlah penting dalam membuat karya tulis. Daftar ini bisa memperjelas apa saja sumber yang dijadikan referensi untuk membuat karya tulis tersebut. Kali ini, kita akan membahas seputar cara menulis daftar pustaka dari artikel.

Simak artikel lengkapnya, dan pastikan anda memahami panduan, perbedaan dan alasannya harus membuat daftar pustaka ini. Semiak penjelasan lengkapnya sekarang juga!

Panduan Utama Cara Menulis Daftar Pustaka Dari Artikel

Bagi penulis yang ingin memastikan keabsahan karya tulisan mereka, maka perlu mencantumkan daftar pustaka. Dari pengalaman saya membantu menuliskan daftar pustaka, caranya cukup mudah tapi memang kita perlu teliti menyusunya. Yuk simak panduan berikut agar Anda bisa menulis daftar pustaka dengan tepat.

font style
Source : Visma

1. Tentukan dan konsisten dalam style tulisan daftar pustaka

Pilih terlebih dahulu style tulisan Anda dalam menyusun daftar pustaka. Bukan hanya satu saja, tapi ada beberapa opsi penulisan yang bisa Anda pertimbangkan. Anda bisa pilih antara Chicago, MLA, dan APA. Karena ada beberapa opsi, tentukan satu saja style tersebut lalu konsisten menerapkannya.

Informasi Yang Relevan
Source : Advertorial

2. Cari informasi relevan

Kalau sudah pasti gaya tulisannya, cara menulis daftar pustaka dari artikel selanjutnya yaitu dengan mencari informasi relevan selengkap mungkin. Setidaknya Anda perlu cari informasi judul konten, tahun penerbitan, dan nama pembuat artikel. Tapi ada kalanya Anda perlu catat alamat URL, halaman, tergantung dari jenis artikel terkait.

format penulisan
Source: Reedsy

3. Teliti dalam format penulisan

Ketika menulis daftar pustaka, pastikan Anda teliti dalam tanda koma, dan titik. Perhatikan juga ketebalan huruf maupun detail format lainnya. Jika keliru dalam format tersebut, maka daftar pustaka bisa saja menjadi kurang kredibel.

Dalam judul artikel biasanya memakai kombinasi huruf besar dan kecil, dan Anda harus mengikutinya. Jangan memodifikasinya sesuai dengan keinginan Anda karena itu tidak relevan.

Checklist
Source: Lenttepubblica

4. Cek kembali agar semuanya benar-benar sesuai

Jika cara menulis daftar pustaka dari artikel di atas sudah Anda terapkan dengan baik, maka Anda perlu mengecek kembali semuanya. Cek apakah seluruh detail informasi sudah lengkap dan tepat atau belum. Hal lain yang jangan sampai Anda lupakan yaitu seputar pengurutan berdasarkan alfabet.

Saya termasuk yang sering menulis daftar pustaka untuk kebutuhan konten, asal Anda teliti pada komponen utama, maka aman-aman saja.

Baca Juga : Microsoft Word Adalah: Penjelasan, Fungsi dan Cara Downloadnya

Perbedaan Cara Menulis Daftar Pustaka Artikel

Anda perlu tahu juga bedanya penulisan daftar pustaka berdasarkan tipe daftar pustaka dari jumlah penulis maupun kriteria lain. Berikut pembahasan lebih jelas mengenai perbedaan tersebut agar Anda tidak keliru dalam menyusun daftar pustaka:

1. Artikel jurnal 1 penulis

Baik itu inisial nama maupun nama belakang perlu ditulis lebih awal dalam daftar pustaka. Kalau sudah menulis nama pembuat, maka lanjutkan dengan titik-tahun-titik-judul artikel-titik-judul jurnal-koma-volume artikel-koma-halaman.

Umumnya untuk judul artikel maupun jurnal ditulis secara Italic atau miring. Agar lebih jelas, simak contoh berikut:

Andi, S. (2018). Budaya perokok di Indonesia. Pemahaman Budaya Nasional, 3(4), 21-25.

2. Artikel jurnal 2 penulis

Ada kalanya artikel dibuat oleh 2 orang penulis. Kedua nama tersebut tentu harus tetap dicantumkan. Caranya kurang lebih sama, dengan cara sebelumnya jika penulisnya hanya satu saja. Lalu bagaimana cara menulis daftar pustaka dari artikel jika ada dua penulis? Begini contohnya:
Andi, S. & Budi, K. (2018). Budaya perokok di Indonesia. Pemahaman Budaya Nasional, 3(4), 21-25

3. Artikel buletin majalah atau koran

Artikel bisa didapatkan melalui tabloid, koran, atau buku majalah. Lalu seperti apa cara menulis daftar pustaka dari artikel jika dari buletin majalah/koran?

Susanti, Mira (2023). Peran Ibu dalam Rumah Tangga. Harian Pagi. Hal. 45. (27 September Agustus)

Dari situ kita lihat, terdapat nama buletin yaitu Harian Pagi setelah judul artikel. Lalu dilanjutkan dengan detail halaman serta tanggal terbit. Jadi selain terdapat tahun terbit, tertulis juga tanggal terbit agar lebih jelas.

4. Jurnal/artikel online

Berdasarkan pengalaman saya membantu membautkan daftar pustaka, sering kali artikelnya berasal dari jurnal online. Mencari sumber itu sendiri akan lebih praktis dan mudah jika melalui online. Bedanya dengan kondisi lain adalah Anda perlu cantumkan kapan Anda akses artikel terkait.

Sisanya kurang lebih sama dengan cara-cara sebelumnya. Berikut contoh lengkapnya:

Lenathea, M. (2011). Penanganan Kesehatan Mental. Jurnal Kesehatan Indonesia, 210-250. Diakses 30 Juli 2019.

Contoh lainnya jika bukan jurnal, maka seperti berikut:

Lenathea, M. (2011). Penanganan Kesehatan Mental. harianwanita.com.

 

daftar pustaka
Source : Liputan6

Baca Juga : Footnote Adalah: Pengertian, Contoh serta Cara Membuatnya

Mengapa Harus Membuat Daftar Pustaka?

Dari daftar pustaka ini, penulis bisa punya bukti dalam membuat tulisan melalui riset mendalam. Daftar pustaka juga bisa menjelaskan kalau sumber-sumber yang digunakan adalah sumber yang terpercaya dan bisa diandalkan. Para penulis lain pun bisa mengkaji karya tulis secara mendalam dengan informasi pada daftar pustaka.

Agar lebih jelas lagi, simak alasan berikut ini mengapa daftar pustaka itu penting untuk karya tulis:

1. Mampu mengarahkan ke karya tulis lain

Saat memakai sumber untuk menulis konten lalu dicantumkan pada daftar pustaka, maka sumber tersebut bisa dimanfaatkan kembali. Bagi orang lain yang berencana membuat konten sama baik dari segi topik, judul, dan aspek lain, maka bisa menggunakan sumber yang ada. Dikarenakan memang relevan, maka penulis tersebut bisa menyusun karya tulisnya dari daftar pustaka yang tepat.

2. Untuk menjelaskan sumber karya tulis

Manfaat utama dari daftar pustaka tentu saja sebagai bukti akan pembuatan karya tulis. Dengan daftar pustaka yang kuat, maka bisa disimpulkan bahwa tulisan terkait itu dibuat dengan sungguh-sungguh atau tidak asal. Sumber valid akan meningkatkan kredibilitas suatu konten artikel sehingga daftar pustaka ini sangat penting.

Bukan hanya dari segi kualitas, tapi juga kuantitas. Jika daftar pustaka mencakup banyak sumber, maka bisa disimpulkan karya tulis terkait dibuat secara lengkap. Banyaknya sumber juga bisa menandakan kalau penulis mengambil berbagai sudut pandang agar hasilnya lebih valid.

3. Untuk kejelasan sumber

Sumber tulisan itu bisa berbagai macam, bisa dari koran, jurnal online, dan lain sebagainya. Kehadiran daftar pustaka bisa membuat pembaca tahu dari mana persisnya kategori sumber tulisan terkait. Maka dari itu, penulisan daftar pustaka sangat penting untuk disesuaikan dengan jenis sumber.

4. Untuk penelusuran kembali dalam pengecekan tulisan

Dalam lingkungan kampus misalnya, dosen pembimbing bisa mengecek daftar pustaka lalu menelaah kembali sumber tersebut. Bukan hanya untuk pembuktian saja tapi juga bisa untuk meningkatkan kualitas karya ilmiah mahasiswa/i.

Dalam pembuatan daftar pustaka, harus secara teliti. Informasi yang ada pada daftar pustaka harus ditelaah seakurat mungkin. Sumber terkait yang digunakan juga harus dipastikan terlebih dahulu kebenarannya. Ketika menyusun daftar pustaka, hindari kesalahan karena bisa menjadi kurang etis dan menurunkan kualitas karya tulis juga.

Maka dari itu, sangat penting untuk cross check kembali detail-detail penulisan, judul artikel, tahun, dan aspek lainnya. Lebih dari itu, perhatikan juga hal-hal kecil seperti spasi, koma dan titik.

Baca Juga : Resoomer Adalah : Tools Rangkum Teks Online Yang Bisa Di Pakai

Seperti itulah cara menulis daftar pustaka dari artikel. Apakah Anda ingin mengasah kemampuan dalam bidang IT lebih jauh? Anda bisa ikuti program kursus IT di Course-Net. Tersedia juga banyak program kursus berkualitas lainnya yang bisa Anda pertimbangkan.

Belajar IT di Course-Net, Sampai bisa!

Masih Ga percaya ? Di Course-Net kamu Belajar Langsung Oleh Coach Praktisi Aktif Berpengalaman

Share: