Dalam proses sebuah bisnis dibutuhkan seseorang yang kompeten terhadap data maupun berbasis teknologi hal tersebut serupa dengan profesi business analyst yang menjadi incaran pada industri saat ini. Gimana si caranya? simak artikel ini ya.
3 Cara Menjadi Business Analyst

Pengertian Business Analyst
Seorang Business Analyst adalah seorang profesional yang bertanggung jawab untuk menganalisis kebutuhan bisnis organisasi dan mengembangkan solusi teknologi informasi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Mereka bertindak sebagai perantara antara departemen bisnis dan tim pengembangan TI, memastikan bahwa proyek TI selaras dengan tujuan bisnis perusahaan. Seorang analis bisnis bekerja dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk manajemen, pengguna akhir, dan tim teknis, untuk memahami kebutuhan bisnis dengan cermat, merumuskan spesifikasi yang jelas, dan mengawasi penerapan solusi yang efektif.
Salah satu tanggung jawab utama seorang analis bisnis adalah merancang dan mengembangkan strategi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas perusahaan. Anda akan melakukan analisis menyeluruh terhadap proses bisnis yang ada, mengidentifikasi area di mana teknologi informasi dapat memberikan manfaat terbesar, dan merancang solusi optimal untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Selain itu, mereka juga bertanggung jawab untuk memastikan bahwa solusi yang diusulkan sesuai dengan anggaran yang ditetapkandan dapat diterapkan secara efisien.
Seorang analis bisnis juga berperan dalam memfasilitasi komunikasi antara berbagai departemen dan pemangku kepentingan suatu proyek. Mereka bertindak sebagai perantara yang mengartikulasikan kebutuhan bisnis dengan tim pengembangan TI dan menjembatani kesenjangan antara bahasa bisnis dan bahasa teknologi. Oleh karena itu analis bisnis memainkan peran penting dalam keberhasilan proyek TI dengan memastikan bahwa solusi yang dikembangkan memenuhi visi dan tujuan strategis perusahaan.
Cara Menjadi Business Analyst
Untuk menjadi Business Analyst (BA) langkah-langkahnya dapat diuraikan sebagai berikut
Pendidikan dan Keterampilan
Sebagian besar analis bisnis memiliki gelar sarjana di bidang terkait, seperti administrasi bisnis, ekonomi, atau teknologi informasi. Namun, tidak semua BA memiliki pengalaman formal di bidang ini. Banyak dari mereka berasal dari berbagai latar belakang, termasuk ilmu sosial, matematika, dan teknik. Keterampilan yang dibutuhkan meliputi kemampuan analisis yang kuat, pemahaman teknologi informasi, komunikasi yang efektif dan kemampuan bekerja sama dalam tim.
Pengalaman dan Pelatihan
Pengalaman langsung dalam lingkungan bisnis sangat berharga. Banyak lulusan BA memulai karir mereka di posisi awal, seperti analis data, konsultan manajemen, atau bahkan karyawan di departemen perusahaan tertentu. Pelatihan tambahan dalam metodologi analitis seperti Agile atau Six Sigma dapat menjadi keuntungan yang signifikan. Selain itu, mendapatkan sertifikasi BA Certified Business Analysis Professional (CBAP) dari IIBA (International Institute of BusinessAnalysis) dapat memperkuat kredibilitas dan pengetahuan Anda dalam profesi ini.
Baca Juga: Tempat Kursus Komputer Bersertifikat Terdekat
Jaringan dan Pengembangan Profesional
Jaringan adalah kunci untuk memajukan karir sebagai analis bisnis. Bergabung dengan organisasi profesional, menghadiri seminar, dan berpartisipasi dalam komunitas online adalah cara yang baik untuk memperluas jaringan profesional Anda. Selain itu, penting untuk terus meningkatkan keterampilan Anda, baik melalui pelatihan formal maupun belajar mandiri. Untuk dapat memberikan nilai tambah yang signifikan sebagai lulusan BSc, sangat penting juga untuk memiliki pengetahuan mendalam tentang industri dan tren bisnis terkini.
Software Sebagai Business Analyst
Sebagai Analis Bisnis (BA), Anda menggunakan berbagai perangkat lunak untuk membantu Anda melakukan tugas analisis dan manajemen proyek. Berikut adalah beberapa program yang biasa digunakan oleh BA
Microsoft Excel
BA biasanya menggunakan Excel untuk mengelola dan menganalisis data, membuat laporan, dan melakukan perhitungan matematis.
Microsoft Visio
Visio adalah alat yang berguna untuk membuat diagram alur proses, diagram kasus penggunaan, dan diagram lain yang berguna dalam pemodelan bisnis.
Microsoft PowerPoint
PowerPoint digunakan untuk menyajikan hasil analisis, hasil proyek, dan rekomendasi kepada pemangku kepentingan dan manajemen.
JIRA
JIRA adalah perangkat lunak manajemen proyek yang sering digunakan dalam pengembangan perangkat lunak tangkas.BA dapat menggunakan JIRA untuk mengelola simpanan, menetapkan tugas, dan melacak kemajuan proyek.
Microsoft Power BI / Tableau / QlikView
Perangkat lunak visualisasi data ini membantu BA memahami dan merepresentasikan data dalam bentuk grafik, bagan, dan dasbor interaktif.
IBM Rational DOORS / IBM Jazz
Perangkat lunak ini digunakan untuk manajemen persyaratan dan kolaborasi tim dalam pengembangan perangkat lunak.
Enterprise Architect
Ini adalah alat pemodelan perangkat lunak yang membantu BA merancang dan mendokumentasikan struktur sistem informasi.
Lucidchart / Hadiah.io
Alat diagram online ini sangat berguna untuk pembuatan diagram alur proses, diagram kasus penggunaan, dan diagram lainnya secara kolaboratif.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, peran seorang analis bisnis sangat beragam dan mencakup banyak aspek siklus hidup proyek, mulai dari pemahaman awal tentang kebutuhan bisnis hingga implementasi dan dukungan terhadap solusi yang diusulkan. Anda dapat mempelajari terkait dengan data dan IT pada Kursus IT yang akan memberikan pendampingan dari para praktisi profesional.











