Deindex Google kerap kali menjadi masalah yang sering dihadapi pemilik website, terutama untuk Anda yang mengelola website untuk bisnis online. Di era gempuran digital marketing, website menjadi hal yang wajib dimiliki oleh pemilik bisnis, selain untuk menjadi sarana pemasaran tapi juga untuk branding.
Sayangnya ada beberapa masalah yang sering terjadi, salah satunya deindex yang menyebabkan website Anda tidak bisa ditemukan atau muncul di halaman pencarian Google. Deindex menjadi masalah yang sering dihadapi oleh pemilik website, sebab Google memiliki peranan yang sangat penting untuk menentukan website mana yang bisa muncul dan tidak muncul di halaman pencarian.

Pengertian Deindex Google
Jika Anda pernah mengalami masalah ini atau Anda yang ingin mencegah hal ini terjadi, maka kami akan bantu memberikan solusinya. Agar Anda bisa menghindari dari kerugian ini, terutama untuk Anda yang sudah melakukan optimasi website, kami akan berikan panduan lengkap agar Anda bisa terhindar dari masalah deindex Google.
Memiliki website untuk digital marketing sudah menjadi hal yang lumrah, bahkan tidak hanya untuk tujuan bisnis, ada juga yang memiliki website untuk tujuan pribadi. Sebagai pemilik sebuah bisnis online, sangat penting untuk memiliki website yang sudah terindeks dengan mesin pencari yaitu Google.
Tujuan website yang terindeks yaitu untuk meningkatkan aksesibilitas dan visibilitas, selain itu orang juga akan lebih mudah menemukan website Anda hanya dengan mengetik kata kunci tertentu. Jika website Anda sudah terindeks oleh Google, maka kemungkinannya sangat besar untuk mendapatkan banyak pengunjung.
Namun, masalah yang sering terjadi yaitu website yang tiba-tiba menghilang dan tidak bisa ditemukan di mesin pencarian, meskipun Anda sudah mengetik kata kunci yang sangat spesifik. Hal ini dinamakan dengan deindex atau sering disebut juga dengan deindexing.
Deindex Google merupakan sebuah proses di mana Google sebagai mesin pencarian sedang menghapus index halaman website di hasil pencariannya (SERP). Penghapusan ini biasanya terjadi pada satu halaman, bahkan yang lebih parah bisa terjadi di beberapa halaman. Tak jarang juga Google mengindeks hampir semua halaman pada domain tertentu.
Dengan kata lain, semua halaman website yang sudah diindex di Google, sudah tidak akan bisa ditemukan lagi di halaman mesin pencarian. Meskipun Anda menggunakan kata kunci yang sangat spesifik maupun mengetik nama website di mesin pencarian, URL ini tidak akan pernah Anda temukan.
Tentu saja hal ini menjadi bencana yang cukup besar bagi pemilik website, sebab deindex sangat berpotensi untuk mengurangi traffic yang masuk kedalam website. Apalagi jika Anda sudah berusaha maksimal untuk meningkatkan traffic, namun terjadi deindex yang menyebabkan berkurangnya pengunjung ke website Anda.
Agar hal ini bisa dicegah dan tidak terjadi pada website Anda, tentu Anda harus tahu ada beberapa hal yang menyebabkan Google melakukan deindex pada laman website Anda. Kami akan berikan penjelasannya satu per satu.
Penyebab Terjadinya Deindex Google dan Solusinya
Untuk mencegah website bisnis Anda hilang dari mesin pencarian, Anda harus tahu apa saja yang berpotensi menjadi penyebab Google menghilangkan halaman website Anda. Berikut beberapa penyebab terjadinya deindex Google:

1. Adanya Konten Duplikat
Bagi pemilik website, kadang Anda tidak menyadari adanya konten duplikat, baik konten duplikat dengan website lain atau duplikat dengan konten yang sudah ada sebelumnya. Google sangat tidak menyukai konten-konten duplikat dan akhirnya akan dianggap sebagai pelanggaran.
Konten duplikat ini bisa menjadi faktor pelanggaran copyright dan akan sulit dipahami. Pastikan Anda selalu membuat konten original dan fresh, meskipun mencari referensi dari website lain tapi pastikan untuk terhindar dari duplikasi.
Solusi dari masalah ini yaitu Anda bisa riset lebih banyak website competitor sebelum membuat konten. Anda juga bisa mengecek kualitas konten sebelum dipublikasi.
Baca Juga : 9 Cara Meningkatkan Website SEO Secara Mudah
2. Masalah Pada Server
Hal kedua yang seringkali menjadi penyebab deindex yaitu saat server website Anda terjadi gangguan dalam waktu yang cukup lama. Karena hal ini, Google akan menganggap website Anda “hilang” atau tidak beroperasi dalam waktu yang lama, sehingga Google akan melakukan deindex.
Solusi untuk masalah ini yaitu Anda bisa melakukan monitoring server dan memastikan website Anda tidak mengalami gangguan. Jika terjadi gangguan, Anda bisa langsung mengetahui dan memperbaikinya sesegera mungkin.

3. Domain Website yang Kadaluwarsa
Hal lain yang menjadi penyebab deindex yaitu domain yang Anda gunakan sudah kadaluwarsa. Google akan menghapus halaman atau website yang menggunakan domain kadaluwarsa. Bahkan banyak pemilik website yang sering kecolongan domain yang kadaluwarsa, sehingga website mereka tiba-tiba tidak bisa ditemukan di halaman pencarian.
Saat domain kadaluwarsa, otomatis website Anda tidak akan bisa diakses, sehingga Google akan menganggap konten yang ada di dalamnya juga sudah tidak relevan. Inilah yang membuat Google akhirnya deindex dan menghapus halaman website Anda.
Untuk mencegah hal ini terjadi, Anda harus memastikan semua domain yang digunakan sudah melakukan pembayaran tepat waktu. Anda juga harus membayarnya sebelum kadaluwarsa agar membuat website Anda tetap terindex oleh Google.

4. Algoritma Google yang Berubah
Selain penyebab dari website Anda sendiri, rupanya algoritma Google juga mempengaruhi deindex. Google secara rutin melakukan pembaruan algoritma yang seringkali menyebabkan deindex atau halaman website Anda menghilang dari mesin pencarian.
Pembaruan algoritma ini terus dilakukan dari waktu ke waktu, tujuannya tak lain untuk meningkatkan pengalaman penggunanya. Jadi agar terhindar dari deindex, Anda harus selalu menyadari adanya perubahan algoritma dari Google.
Setelah itu, Anda bisa memodifikasi website Anda dan menyesuaikan dengan TOS Google. Anda harus tetap mematuhi ketentuan dan persyaratan yang diberikan Google sambil mengikuti perubahan algoritma, agar Google tidak melakukan deindex pada website Anda.

5. Website Terserang Malware
Penyebab lain yang membuat deindex Google website Anda yaitu karena malware yang masuk di dalam website Anda. Malware ini bisa terjadi karena Anda klik suatu link maupun adanya peretasan dari pihak tidak bertanggung jawab.
Jika website Anda terkena malware, Google secara otomatis akan memberikan pengingat karena menganggap website Anda berbahaya. Setelah memberi warning, Google akan melakukan deindex agar pengunjung tidak bisa masuk ke dalam website Anda.
Solusi untuk masalah ini yaitu Anda bisa membersihkan malware yang ada di website Anda. Selain itu, Anda juga harus memastikan bahwa website Anda bersih dari malware atau menggunakan tools tertentu untuk menghindari malware.
Baca Juga : Jenis – Jenis Ancaman Serangan Siber Yang Umum Dilakukan
Kesimpulan Belajar Mengenal Deindex Google
Demikian beberapa penyebab deindex. Dari beberapa penyebab di atas, ada beberapa hal yang bisa Anda cegah agar tidak terjadi deindex. Website yang hilang dari mesin pencarian tentu menjadi bencana, apalagi jika itu satu-satunya website yang Anda miliki.
Anda bisa mengikuti kursus IT di CourseNet dan mendapatkan solusi agar website Anda terhindar dari deindex Google maupun mencari jalan keluar jika website Anda terlanjur hilang dari halaman Google. Dalam kursus digital marketing, ada mater yang membahas tentang SEO, disana anda juga bisa langsung belajar SEO dengan praktisi aktif yang sudah berpengalaman.












