November 2, 2022

Google Trends : Pengertian dan Cara Menggunakannya dengan Mudah

Mau tanya Soal Kursus IT ? ? Atau Mau Tanya Soal Biaya ? Yuk Tanya Via Whatsapp ?

Google Trends : Pengertian dan Cara Menggunakannya dengan Mudah – Para blogger tentunya memiliki tujuan supaya websitenya memiliki banyak pengunjung terlebih jika berkaitan dengan adsense. Sayangnya untuk memperoleh banyak pengunjung bukanlah suatu hal yang tergolong mudah.

Tidak dipungkiri sudah susah-susah membuat konten nyatanya jumlah pengunjung website tidak mengalami peningkatan juga. Hal ini bisa saja karena kalian salah dalam menentukan keyword ataupun topik.

Apa itu Google Trends?

Google Trends : Pengertian dan Cara Menggunakannya dengan Mudah

Google trends adalah sebuah alat yang dipergunakan untuk melakukan riset yang berkaitan dengan kata kunci yang paling sering digunakan serta topik terhangat yang tengah diperbincangkan. Layanan ini dibuat secara khusus untuk para marketer yang tengah mencari data pencarian untuk Google guna membuat konten menarik melalui program ini.

Program ini pertama dirilis di tahun 2006 dan hingga sekarang terus dikembangkan. layanan ini tergolong cukup lengkap dikarenakan memiliki banyak fitur dan fungsi menarik seperti mencari keyword, mencari topik terhangat, melakukan perbandingan antara keyword dan lainnya.

Program ini bisa dimanfaatkan layanannya secara gratis dan bisa memberikan informasi apapun yang kalian cari pada mesin pencarian Google Search.

Cara Menggunakan Google Trends

Cara Menggunakan Google Trends

Mencari informasi terkait kata kunci serta ide konten memakai layanan ini nyatanya cukup mudah. Supaya saat mengoperasikannya tidak rumit maka sebelumnya kalian harus menentukan terlebih dahulu apa saja topik yang akan diambil serta dianalisis.

Menentukan topik terlebih dahulu akan membantu kalian lebih fokus dalam mencari informasi yang terkait dengan topik yang diinginkan. Setelah selesai menentukan topik maka kalian bisa memakai beberapa rekomendasi guna menentukan keyword guna mempromosikan website.

Baca Juga : SEO Adalah : Pengertian Apa Itu SEO, Kelebihan dan Kekurangan

1. Menggunakan akun Google

Untuk kalian yang telah memiliki akun Google maka buka saja halaman Google trends. Pada bagian awal kalian akan melihat tampilan dari contoh pera hasil pencarian yang didasarkan pada kata kunci tertentu.

Masih di halaman yang sama kalian akan melihat tombol yang memiliki fungsi menyaring topik berdasarkan pada negara, jenis penelusuran, kategori, dan waktu. Bahkan kalian akan memperoleh informasi perihal keyword yang tengah populer setiap harinya.

Melalui filter yang tersedia tentunya kalian akan lebih mudah dalam mencari Google trend Indonesia jika ingin membuat konten dengan target penonton masyarakat Indonesia.

2. Cara mencari keywords

Setelah mengetahui perihal fungsi dasar pada Google trend maka untuk mencari kata kunci yang terhubung dengan topik yang diinginkan maka tuliskan saja pada kolom “Add a Search Term” atau “Enter a Search Term or a Topic”.

3. Cara melakukan perbandingan keywords

Saat memakai layanan ini kalian akan dengan mudah memperoleh keyword yang potensial namun apakah keyword yang kalian dapatkan tadi lebih baik jika dibandingkan dengan keyword potensial lainnya.

Melihat hal tersebut maka diperlukan perbandingan dengan menggunakan fitur comparison yang bisa digunakan untuk melakukan perbandingan hingga lima keyword.

Fitur tadi akan memberikan perbandingan mulai dari tingkat pencarian diantara keyword ke dalam bentuk peta wilayah, grafik, dan kueri yang saling terhubung.

Bahkan di Google trends ini kalian dalam melakukan filter dengan berdasarkan pada tipe penelusuran, kategori, waktu, dan lokasi tentunya. Tersedia pula pilihan embed, unduh, dan juga bagikan secara langsung.

Baca Juga : Perbedaan SEO Dan SEM : Pengertian, Manfaat & Keuntungannya

4. Cara memakai opsi pencarian spesifik

Layanan ini tidak hanya dapat digunakan menganalisis tingkat pencarian pada Google Search saja namun juga bisa mencari di platform lain seperti YouTube. Fitur tersebut dapat diakses di halaman yang sama tinggal ubah saja sesuai platform yang diinginkan.

Ketika kalian mengklik pilihan YouTube maka dengan otomatis akan terjadi perubahan dari trends Google ke trend YouTube.

Walaupun memakai kata kunci yang serupa akan tetapi grafik pencarian di antara YouTube dan Google Search tentunya akan berbeda. Hal ini karena keduanya adalah layanan berbeda dan orang akan lebih cenderung dalam melakukan pencarian untuk video pada YouTube dibandingkan Google.

Tidak hanya memakai YouTube Search, kalian dapat melakukan penelusuran yang lain seperti Google Shopping, News Search, dan Image Search. Bila dibandingkan dengan empat tipe penelusuran maka YouTube Search tergolong paling populer jika kalian ingin target pengunjung memakai video.

5. Memprediksi tren

Google trends memberikan informasi cukup lengkap dan informasi yang diperoleh tadi bisa digunakan untuk pembuatan konten yang menarik sesuai dengan keywordnya. Hal tersebut tentu akan memunculkan perasaan optimis karena kalian bisa menduduki puncak pencarian.

Terkesannya sederhana namun kenyataannya tidak semudah itu. Letak masalahnya bukan pada cara kalian dalam membuat konten, tetapi tentang bagaimana kalian memandang data yang diperoleh melalui layanan pencarian trend tersebut.

Hal yang perlu dipahami disini bahwa tidak hanya kalian yang memakai Google trends untuk dimanfaatkan sebagai aplikasi analisis. Tentu saja ini berdampak pada data yang diperoleh akan serupa dengan data yang orang lain dapatkan.

Namun ada yang perlu kalian pahami disini bahwa tidak semua orang mampu untuk membaca data secara benar. Ketika seluruh pengguna melakukan analisis pada data yang serupa bisa jadi hasilnya akan berbeda. Cara terbaik dalam menyikapinya yaitu bijaksanalah dalam mengelola data.

Terdapat beberapa saran yang bisa berguna untuk kalian gunakan:

  1. Lakukan identifikasi tren yang disesuaikan dengan kategori ataupun negara yang ditargetkan
  2. Bandingkan frasa yang mempunyai arti serupa
  3. Perhatikan grafiknya, ketika grafik mengalami peningkatan terus menerus maka kedepannya trend tersebut akan naik terus. Akan tetapi kalian harus cermat dan hati-hati karena bisa saja trend tersebut hanya naik pada waktu tertentu saja.

6. Menemukan tambahan insight pada “Top Chart”

Top Chart ini berbeda dari tren yang tengah diperhatikan banyak orang. Fitur ini bisa kalian sebut 100 konten yang sedang panas dibicarakan di Google. Nantinya kalian dapat melihat berbagai topik trend yang ada di berbagai kategori.

Sebagai contoh bahwa hewan terpopuler saat ini adalah kucing. Selain itu, kalian akan menemukan hal menarik lainnya. Pada bagian Top Chart kalian akan menemukan informasi bahwa kelinci nyatanya lebih dominan pada pembicaraan dibandingkan kucing.

7. Memakai siklus tren guna memposisikan produk

Untuk poin sebelumnya sudah sedikit dibahas mengenai konteks bisa ikut berpengaruh pada banyaknya pencarian. Melalui konteks tersebut kalian bisa melihat jika terdapat siklus yang dapat terjadi.

Siklus yang dimaksudkan tadi seperti mengenai kapan seseorang mencari keyword untuk waktu tertentu saja. Misalnya keyword “menu sahur” umumnya akan mengalami peningkatan pada bulan Ramadhan dan nantinya akan menurun di hari-hari biasa.

Hal tersebut tentunya dapat kalian manfaatkan dalam menawarkan produk kalian yang memiliki hubungan dengan keyword menu sahur tadi. Caranya kalian menulis konten yang nantinya menyasar pada kata kunci tersebut supaya lebih banyak menarik pengunjung.

Memang Google trends ini sudah memiliki banyak perubahan hingga saat ini. Akan tetapi untuk fungsi dasarnya tergolong hampir sama. Terdapat banyak insight menarik yang diperoleh melalui data yang akan kalian dapatkan melalui layanan analisis ini.

Mau Ikut Kursus IT ? Harga MAHAL ? Tenang, Ambil DISKON Sekarang. Saatnya Amankan SEAT Anda Sekarang

PROMO EARLY BIRD
DISKON IDR 1.000.000

Days
Hours
Minutes
Seconds

*Promo Sampai 5 Juni 2023

Share Artikel Ini

Artikel Terbaru

Gabung Newsletter Course-Net

Dapatkan tips update dan informasi terkini serta promo menarik melalui newsletter kami.