Content Pillar: Pengertian, Cara Membuat dan Manfaatnya

content pillar

Content pillar merupakan panduan maupun halaman yang berisi tentang informasi penting dari strategi suatu konten. Pilar konten ini biasanya berfokus dengan pembuatan konten yang berkualitas dan terstruktur secara baik.

Ada beberapa langkah dalam membuat pilar konten dan biasanya hal ini akan berkaitan dengan cara menentukan topik, sub topik dan sebagainya. Supaya Anda lebih paham mengenai pilar konten, simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Manfaat Content Pillar

Konten pilar merupakan istilah yang kerap didengar bagi Anda yang sudah mengenali dunia digital marketing serta SEO. Istilah ini mempunyai arti jika suatu konten adalah faktor penting yang paling berpengaruh dengan kesuksesan optimalisasi suatu situs web atau media sosial.

Nah, beberapa manfaat penggunaan pilar konten di dunia digital marketing adalah:

1. Pembuatan Konten Terencana dengan Baik

Meski ada content planning, dengan adanya konten pilar akan membantu Anda menemukan ide konten yang lain. Apabila Anda telah kehabisan ide, maka Anda akan lebih mudah mengingat lagi apa saja tema maupun kategori konten yang dapat Anda buat dan kemudian meriset topik baru.

2. Meningkatkan SEO Website

Content pillar juga memiliki peran yang sangat besar pada optimasi SEO website. Dengan adanya konten pilar, struktur website akan terlihat lebih rapi susunan navigasi dan hierarkinya. Hal ini akan membuat pengunjung semakin mudah untuk menavigasi website perusahaan dan mesin pencarian akan memberikan skor SEO yang lebih baik.

Hal ini bisa terjadi sebab mesin pencarian memindai suatu situs web menyeluruh, jadi bukan satu persatu dari halaman website tersebut.

3. Memudahkan Proses Promosi

Pilar konten yang berkualitas dan juga terstruktur secara baik bisa membuat bisnis Anda dapat memanfaatkan kontennya untuk promosi bisnis. Promosi bisnis akan lebih efektif serta efisien dengan pilar konten. Apalagi konten yang lebih terstruktur secara baik tidak hanya bisa memudahkan promosi, namun juga meningkatkan keefektifan pada kampanye promosi.

4. Identitas Brand jadi Lebih Kuat

Content pillar merupakan panduan supaya konten yang Anda buat tidak berubah-ubah dan juga memungkinkan audiens memutuskan mengikuti akun media sosialmu karena alasan tertentu seperti identitas yang kuat.

Apabila konten yang Anda buat tidak konsisten, maka mereka akan meninggalkan brand Anda dan lebih sulit mengingat brand Anda.

5. Sesuai Kebutuhan Audiens

Pilar konten akan dibuat sesuai dengan apa yang ingin dibuat saja, jadi pastikan kontan Anda tidak sesuai dengan target market yang sebenarnya. Sifatnya fleksibel sehingga bisa Anda sesuaikan dengan tren atau minat pelanggan yang sudah mulai berubah.

Nah, jadi seperti itulah manfaat pilar konten di digital marketing yang perlu Anda ketahui sebelum memakainya. Bagi Anda yang tertarik mengikuti kursus digital marketing untuk meningkatkan penjualan bisa coba di CourseNet.

Cara Membuat Content Pillar

Panduan membuat konten pilar secara mudah yang harus Anda pelajari adalah:

1. Meriset Pasar

Agar Anda memahami kebutuhan target pasar dengan baik, perlu melakukan riset pasar dengan benar. Riset pasar ini dapat dilakukan dengan berbagai metode, seperti survei atau sekedar memanfaatkan tools marketing yang sudah tersedia secara gratis.

2. Meriset Tren Industri

Anda pastinya tidak ingin apabila konten yang dibuat ternyata ketinggalan zaman sehingga tidak diminati oleh masyarakat. Oleh sebab itu, Anda harus memperoleh data tentang kebutuhan target audiens, meriset tren industri sehingga masyarakat akan mengikuti perubahan tren yang ada.

Perusahaan seharusnya bisa mengikuti perubahan tren tersebut agar bisa bersaing dengan kompetitor. Nah, content pillar adalah salah satu trik yang bisa Anda lakukan sebagai pembeda brand Anda dengan para kompetitor.

3. Meriset Kompetitor

Setelah meriset pasar dan tren industri, kemudian Anda perlu meriset kompetitor juga. Anda akan melihat apa yang telah dilakukan oleh kompetitor sehingga Anda bisa menganalisis apakah konten pilar Anda masih kurang menarik, tidak unik atau bahkan sebelumnya sudah pernah dibuat kompetitor Anda sebelumnya.

4. Audit Media Sosial

Audit media sosial adalah kegiatan penting yang harus Anda lakukan untuk evaluasi akun-akun media sosial Anda. Lakukan analisis mengenai konten seperti apa yang sejauh ini kurang bagus atau masih bagus agar Anda mengetahui apa saja yang disukai oleh followers di media sosial. Anda bisa menyesuaikan penemuanmu pada content pillar social media selanjutnya yang akan dibuat.

5. Menyusun Pilar Konten

Ada 3 jenis pilar konten, seperti head term, core topic dan subtopic. Head term merupakan topik secara umum pada kategori konten. Core topic merupakan topik utama yang akan membantu menjelaskan konteks head term, sedangkan subtopic adalah kumpulan aset topik yang dapat menjadikan konten website maupun media sosial Anda jadi sumber referensi yang lengkap.

Anda juga harus menentukan content pillar template yang tepat supaya konten yang Anda buat lebih menarik.

Nah, itulah beberapa cara membuat pilar konten dengan mudah di website atau media sosial yang perlu Anda pahami dan kemudian coba.

Contoh Content Pillar

Pilar konten merupakan strategi untuk mengembangkan konten yang memungkinkan bisnis membuat konten secara konsisten serta terstruktur. Contoh-contoh pilar konten di sejumlah jenis bisnis adalah:

1. Bisnis Fashion

Contoh pilar konten pada bisnis fashion adalah tutorial cara mix and match, tips fashion, artikel mengenai trend fashion terbaru dan review produk fashion. Bisnis seperti ini juga bisa memperluas konten dengan cara membuat video tutorial gaya berbusana, mengulas tentang fashion show, video behind the scene proses produksi fashion dan yang lainnya.

2. Bisnis Kuliner

Contoh content pillar pada bisnis kuliner adalah berupa ulasan restoran, resep, tutorial memasak hingga artikel tentang makanan Indonesia atau yang lainnya. Bisnis di bidang ini bisa memperluas konten dengan cara membuat video tutorial memasak, review makanan hingga vlog kuliner seperti yang kerap dibuat oleh pada content creator saat ini.

3. Bisnis Teknologi

Contoh pilar konten pada bisnis teknologi adalah review gadget terbaru, artikel mengenai perkembangan teknologi terbaru, tutorial mengenai aplikasi atau software dan sebagainya. Bisnis bidang ini bisa memperluas konten dengan cara membuat video tutorial mengenai cara memakai aplikasi, pembahasan mengenai perkembangan teknologi masa depan, review gadget terbaru dan sebagainya.

4. Bisnis Kecantikan

Contoh pilar konten pada bisnis kecantikan adalah tutorial make up, review produk kecantikan, artikel tentang kecantikan dan sebagainya. Bisnis yang satu ini bisa memperluas kontennya dengan cara membuat video tutorial merawat kulit, membahasa bahan-bahan yang terkandung di produk kecantikan, video tutorial perawatan wajah dan yang lainnya.

5. Bisnis Travel

Contoh pilar konten pada bisnis travel adalah artikel mengenai budaya dan tradisi, tips wisata, cerita pengalaman wisata dan lainnya. Bisnis ini juga bisa memperluas konten dengan cara membahasa mengenai destinasi wisata yang masih belum terjamah, video dokumenter perjalanan wisata, video pengalaman traveling dan sebagainya.

Nah, itulah penjelasan mengenai content pillar yang bisa Anda terapkan, khususnya untuk kebutuhan digital marketing di perusahaan Anda.

Belajar IT di Course-Net, Sampai bisa!

Masih Ga percaya ? Di Course-Net kamu Belajar Langsung Oleh Coach Praktisi Aktif Berpengalaman

Share: